POS-KUPANG.COM- Perburuan posisi klasemen sementara BRI Super League 2025/26 di akhir musim kian ketat. Tiga tim teratas yakni Persib Bandung, Borneo FC dan Persija Jakarta terus berburu poin.
Bali United yang kini masih bercokol di posisi delapan besar klasemen dengan 45 poin masih terus berjuang untuk merangsek ke posisi lima besar.
Peluang anak asuhan Johnny Jansen masih terbuka di laga sisa untuk naik ke posisi lima besar dengan syarat sapu bersih kemenangan.
Laga berikutnya Bali United menghadapi Madura United pada 5 Mei 2026 kemudian melawan Borneo FC pada 11 Mei 2026.
Baca juga: 5 Pemain Bali United yang Bersaing Ketat Pencetak Gol Terbanyak Musim Ini
Pada putaran pertama Bali United menang tipis atas Madura United dan di laga kedua diharapkan kembali meraih poin penuh.
Jika Bali United sukses meraih kemenangan melawan Madura United pada pekan ke 31 maka praktis bisa naik posisi lima besar menggeser posisi Dewa United dan Bhayangkara FC.
Meski saat ini masih menempati peringkat kedelapan, Bali United sedang on fire. Tim berjuluk Serdadu Tridatu selalu memetik kemenangan dalam tiga partai terakhirnya.
Thijmen Goppel dkk. juga punya bekal positif karena pada pertemuan pertama, Bali United sukses mempermalukan Borneo FC 1-0 di Samarinda.
Bali United masih menyisakan lima laga sisa di kompetisi BRI Super League 2025/26 hingga tuntas di pekan ke 34.
Baca juga: Pelatih Bali United Johnny Jansen Tengah Menjadi Sorotan Jelang Akhir Kompetisi
Kemenangan beruntun yang diraih Bali United menambah kepercayaan diri tinggi buat Pelatih Johnny Jansen.
Jansen punya keyakinan Bali United akan terus bergerak naik ke posisi lima besar hingga pekan terakhir.
Asumsi ini berdasarkan satu hal menarik dari Bali United bahwa komposisi pemain yang semakin solid.
Perpaduan pemain lokal, asing, hingga pemain muda memberi warna tersendiri.
“Jika Anda melihat pertandingan terakhir, kami mengakhiri pertandingan dengan tujuh pemain lokal, empat pemain asing, dan juga empat pemain di bawah usia 23 tahun,” tandasnya.
Baca juga: Pelatih Bali United Nilai Perpaduan Pemain Lokal dan Asing Semakin Solid
Pelatih asal Belanda ini menilai komposisi ini menunjukkan fleksibilitas sekaligus kedalaman skuat yang mumpuni.
Termasuk kembalinya beberapa pemain dari cedera turut memberi dampak signifikan terhadap performa tim.
Kehadiran pemain-pemain ini memperkuat keseimbangan permainan, baik dalam menyerang maupun bertahan.
“Dua tidak fit (sebelumnya), dan itu butuh waktu. Sekarang mereka sudah fit, dan Anda bisa melihat bahwa kami lebih stabil,” kata Johnny Jansen.
Kini dengan posisi di papan tengah klasemen, peluang untuk memperbaiki posisi masih terbuka lebar.
Baca juga: Bali United Tampil Garang di Laga Kandang Kuburkan Ambisi Pasukan Juku Eja
“Kami ingin tiga poin. Itulah tujuan kami. Setelah itu, kami bermain melawan Madura United. Tujuan berikutnya. Jadi kami melakukannya langkah demi langkah,” sambungnya.
Untuk diketahui, akhir musim BRI Super League 2025/26 selalu menghadirkan tantangan berbeda. Intensitas pertandingan meningkat, sementara waktu pemulihan semakin sempit.
Pelatih Johnny Jansen memilih pendekatan efisien dengan mengoptimalkan waktu yang ada tanpa memaksakan pemain.
Sementara itu pemain andalan Bali United, Bagas Adi Nugroho juga menegaskan pentingnya fokus di setiap pertandingan di BRI Super League 2025/26.
“Dari saya, tentu sama dengan Coach, kita fokus dari pertandingan ke pertandingan yang lain".
"Semoga di sisa lima pertandingan ini kita bisa mendapatkan hasil yang baik dan finis dengan peringkat yang baik,” pungkas mantan pemain Arema FC itu.
Seperti diketahui, Bali United mengunci kemenangan penting di partai pekan ke-30 BRI Super League 2025/26 hari Senin (27/4/2026).
Laga menjamu PSM Makassar itu berakhir dengan skor meyakinkan yaitu 2-0 tanpa balas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Dua gol ini dicetak melalui skema yang sama dalam memberikan umpan silang di garis pertahanan lawan yang dicetak oleh Diego Campos dan Rahmat Arjuna.
Situasi diuntungkan menit ke-4 diperoleh tuan rumah usai sang kapten lawan, Yuran Fernandes menerima kartu merah setelah terbukti melalui VAR melakukan pelanggaran ke Teppei Yachida.
PSM Makassar pun harus bermain dengan 10 pemain sejak awal babak yang menjadikan peluang terbuka bagi Bali United.
Skuad asuhan Johnny Jansen akhirnya membuka keunggulan pada menit 17 melalui skema umpan cut back.
Upaya menusuk yang dipertontonkan Rahmat Arjuna dari sisi kiri penyerangan memberikan umpan terukur ke garis kotak penalti yang disambut Diego Campos.
Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Bali United atas tamunya, PSM Makassar. Hasil ini bertahan hingga turun minum bagi kedua tim.
Memasuki babak kedua, Irfan Jaya berperan menggantikan posisi Diego Campos yang digantikan akhir babak pertama karena cedera terlihat menyusur sisi flank penyerangan.
Namun rapatnya barisan pertahanan PSM Makassar belum membuahkan gol tambahan.
Gol kedua pun bersambut pada menit 78 dimana Irfan Jaya berhasil melepaskan tembakan ke dalam gawang yang dijaga Hilman Syah.
Teppei Yachida yang menusuk di sisi kiri berhasil memberikan umpan terukur yang disambut Irja.
Skor berubah menjadi 2-0 sekaligus menjadi hasil akhir bagi kedua tim dan Bali United sukses mengamankan tiga poin kemenangan.(*)