TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, mengapresiasi peran penting dari para relawan dalam menjalankan berbagai tugas kemanusiaan.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lilis saat menghadiri acara tasyakuran hari jadi ke-18 organisasi relawan SAR Elang Perkasa, sekaligus ajang silaturahmi di Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, pada Minggu (3/5/2026).
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menyampaikan apresiasi mendalam atas keberanian dan keikhlasan para relawan selama ini. Menurutnya, usia 18 tahun merupakan sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan pengorbanan demi misi menyelamatkan nyawa sesama manusia.
Baca juga: Tim SAR Cari Remaja Hanyut Saat Berenang di Sungai Logending Kebumen
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kebumen, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-18 untuk SAR Elang Perkasa. Kalian adalah orang-orang hebat yang melangkah mendekat saat orang lain menjauh dari bahaya," katanya.
Dia turut menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus mendukung peningkatan kapasitas para relawan, agar mereka bisa semakin profesional dalam menghadapi ragam kondisi darurat.
Di sisi lain, Ketua Panitia, Wahyudi Putranto, menekankan bahwa momentum usia 18 tahun ini menjadi tonggak bagi SAR Elang Perkasa untuk semakin meningkatkan semangat pengabdian dalam membantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menanggulangi bencana di Kebumen.
"Tahun 2026 ini tantangan cukup berat. Tercatat ada 13 kejadian kecelakaan laut dan 3 kecelakaan sungai. Kehadiran Unit Siaga SAR (USS) dari Basarnas sangat membantu, meski saat ini kami masih mengupayakan tempat yang lebih representatif untuk markas operasional," terangnya.
Terkait dengan kebutuhan akan gedung operasional Unit Siaga SAR (USS) Basarnas, Kepala Pelaksana BPBD Kebumen, Udy Cahyono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi secara intensif dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD). Saat ini sudah ada dua lokasi strategis yang ditawarkan untuk dijadikan gedung operasional.
"Kami telah berkoordinasi dengan Kepala BPKPD, Pak Aden. Saat ini ada dua lokasi yang ditawarkan, yakni di Workshop DPU Jalan Tentara Pelajar (Kawedusan) dan di lahan samping Kantor Kecamatan Prembun. Lokasi di Prembun dinilai cukup representatif, namun kami masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak Basarnas untuk menentukan pilihan terbaik agar akses penanganan bencana lebih cepat terjangkau," jelasnya memungkasi. (Ais)