TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Proses evakuasi sarang tawon vespa di bagian atap belakang rumah warga RT 02 Desa Muaro Sigoan, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, berlangsung sekira 90 menit, Minggu (3/4/2026).
Sarang tawon tersebut berada di posisi yang tinggi dan akses lokasi yang sempit di kawasan permukiman. Sehingga menyulitkan petugas saat proses penanganan di lapangan.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Dinas Damkarmat Batang Hari, Muhammad Jasmin.
Ia mengatakan laporan pertama kali diterima dari warga melalui sambungan WhatsApp sekitar pukul 18.30 WIB.
"Benar, kami menerima laporan adanya sarang tawon vespa di bagian belakang rumah warga yang cukup membahayakan," katanya.
Ia menjelaskan secara setelah laporan diterima, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan cepat.
"Begitu laporan masuk, tim langsung kita kerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi," ujarnya.
Tim berangkat pada pukul 18.37 WIB dan tiba di lokasi sekira pukul 19.12 WIB. Proses evakuasi kemudian berlangsung kurang lebih 90 menit hingga sarang berhasil diamankan dan situasi dinyatakan aman.
Ia juga membenarkan bahwa proses evakuasi sempat mengalami kendala teknis di lapangan. Ia mengatakan posisi sarang yang berada di ketinggian membuat petugas harus bekerja ekstra hati-hati.
"Memang agak sulit karena posisi sarang cukup tinggi dan aksesnya terbatas," jelasnya.
Ia menambahkan kondisi tersebut membuat petugas harus menyesuaikan teknik penanganan agar evakuasi tetap aman dan tidak menimbulkan risiko.
Dalam operasi tersebut, petugas menggunakan satu unit armada Fire Dome, helm pelindung, senter, sarung tangan, stik khusus, lakban, dan karung untuk mengamankan sarang.
"Sebanyak 10 personel diterjunkan dalam penanganan tersebut. Meski sempat terkendala akses, evakuasi berjalan aman tanpa adanya korban jiwa maupun luka," pungkasnya.
Baca juga: Pertama di Batang Hari, Drone Pertanian Siap Dukung Produktivitas Petani