Tribunlampung.co.id, Karimun - Pagi itu, Minggu (3/4/2026), seharusnya berjalan seperti biasa bagi seorang ayah di Pulau Kundur. Ia keluar rumah dengan langkah santai, hendak mencuci muka untuk memulai hari.
Namun beberapa detik kemudian, langkahnya terhenti. Pandangannya mengarah ke dapur, dan apa yang dilihatnya membuat tubuhnya seketika lemas.
Di hadapannya, sang anak terlihat sudah tak bernyawa. Syok tak terhindarkan, suara pun seolah tertahan di tenggorokan.
Dengan sisa tenaga, ia mencoba mendekat. Perasaan panik bercampur tak percaya menyelimuti, sebelum akhirnya ia memanggil anggota keluarga lain untuk datang melihat.
Sejak saat itu, pagi yang seharusnya biasa berubah menjadi momen paling memilukan dalam hidupnya.
Baca juga: Ditinggal Mandi, Balita Tewas Diserang 3 Anjing Liar, Ayah Histeris Peluk Jenazah
Warga di Pulau Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pun geger atas kabar tersebut.
Dikutip dari TribunBatam.id, wanita berinisial J (37) ditemukan meninggal dunia di rumahnya yang berlokasi di Desa Sei Ungar, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Minggu (3/4/2026) pagi.
Wanita itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB oleh ayah kandungnya saat hendak mencuci muka di luar rumah.
Ia syok setelah melihat ke arah dapur dan mendapati wanita itu sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan seutas tali.
Setelah itu, ayahnya memanggil keluarga lainnya, termasuk anak dan ibu korban.
Mereka langsung menuju lokasi di dalam rumah untuk memastikan kondisi korban.
Pada saat kejadian ayah yang tidak sanggup melihat korban langsung memotong tali tersebut dan menurunkan korban.
Pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat dan perangkat desa serta kepolisian.
Sekitar pukul 06.30 WIB, personel Polsek Kundur tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), disusul kedatangan tim medis ambulans.
Wanita di Karimun itu kemudian dibawa ke RSUD Tanjung Batu guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sekira pukul 07.10 WIB.
Kapolsek Kundur, AKP Sarianto, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia mengatakan pihak kepolisian telah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian perkara.
“Benar, kami menerima laporan adanya seorang perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Sei Ungar. Personel kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” ujar AKP Sarianto saat dihubungi, Minggu (3/5/2026).
Ia menambahkan, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Tanjung Batu untuk dilakukan visum et repertum oleh tim medis guna memastikan penyebab pasti kematian.
“Untuk saat ini, kami masih menyelidiki lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Kami juga telah meminta keterangan dari pihak keluarga dan saksi-saksi di lokasi,” tambahnya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sembari menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.