Laga Final Berlangsung Sengit, Dua Juara Turnamen MLSC Banjarmasin Ditentukan Gol Tipis
Hasiolan Eko P Gultom May 03, 2026 10:57 PM

Laga Final Berlangsung Sengit, Dua Juara Turnamen MLSC Banjarmasin Ditentukan Gol Tipis

TRIBUNNEWS.COM - Turnamen sepak bola putri untuk kelompok usia bertajuk "MilkLife Soccer Challenge (MLSC)" Banjarmasin Seri 2 2025–2026 menutup rangkaian pertandingannya pada Minggu (3/5/2026) dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun penonton. 

Turnamen yang untuk pertama kalinya digelar di Banjarmasin ini berlangsung sejak 30 April di Green Yakin Soccer Field, Banjar, Kalimantan Selatan, dan langsung menunjukkan geliat positif perkembangan sepak bola putri di daerah tersebut.

Baca juga: Hasil Final Turnamen MLSC Bekasi: Muncul Dua Juara Baru, Persaingan Makin Ketat

Sebanyak 661 siswi dari 49 SD dan MI ambil bagian dalam kompetisi ini.

Mereka tergabung dalam 62 tim, terdiri dari 30 tim kategori usia 10 tahun (KU 10) dan 32 tim kategori usia 12 tahun (KU 12). 

Jumlah ini menjadi indikator kuat bahwa minat terhadap sepak bola putri di Banjarmasin sebenarnya cukup besar, hanya sebelumnya belum memiliki wadah kompetisi yang memadai.

Di partai puncak, SDN Pagatan Besar keluar sebagai juara KU 10 setelah menang tipis 1-0 atas SDN Sungai Andai 4.

Sementara di KU 12, SDN Sungai Lulut 1 sukses menjadi kampiun usai menundukkan SDN Telaga Biru 1 dengan skor yang sama, 1-0.

Upaya Mencari Bibit Terbaik

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman, yang turut menyaksikan langsung laga final, menilai kehadiran turnamen ini sebagai jawaban atas kebutuhan kompetisi sepak bola putri di daerah.

Ia menegaskan pentingnya pembinaan sejak dini, tidak hanya untuk prestasi olahraga, tetapi juga untuk membentuk generasi yang sehat dan berkualitas.

“Kita mencari bibit-bibit terbaik supaya sepak bola putri mampu menorehkan prestasi membanggakan di masa depan. Perlu diingat tugas utama adik-adik adalah belajar, tapi salah satu modalnya adalah hidup sehat dengan olahraga dan gizi cukup. Saya juga mengajak orang tua dan guru untuk tidak hanya fokus pada hasil instan, tetapi mempersiapkan anak menjadi sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari sektor swasta.

Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin, mengaku terkesan dengan tingginya partisipasi dalam gelaran perdana ini. 

Ia menilai turnamen seperti MLSC tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter.

“Gelaran perdana ini mendapat sambutan positif, terlihat dari 661 siswi yang terlibat. MLSC adalah program yang tepat untuk mencetak atlet sepak bola putri masa depan. Kami berharap ini menjadi titik awal pembinaan yang lebih terukur dan berkelanjutan, sehingga lahir lebih banyak srikandi sepak bola yang membanggakan Indonesia,” jelas Merlin.

FINAL SENGIT - Pertandingan final MilkLife Soccer Challenge Banjarmasin Seri 2 2025 - 2026 KU 12 yang berlangsung sengit antara SDN Sungai Lulut 1 melawan SDN Telaga Biru 1 yang berlangsung di Green Yakin Soccer Field, Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (3/5).

Potensi Besar Sepakbola Putri di Kalimantan

Dari sisi teknis, Head Coach MLSC, Jacksen F. Tiago, menekankan bahwa pengembangan sepak bola putri membutuhkan konsistensi, terutama dalam penyediaan ruang latihan dan kompetisi.

Ia melihat potensi besar di Kalimantan, termasuk Banjarmasin, yang perlu terus dijaga.

“Antusiasme dan potensi pemain putri di Kalimantan sangat besar. Ini harus diimbangi dengan lebih banyak kompetisi dan pembinaan yang berkelanjutan. Tujuan MLSC hadir di sini adalah untuk memperluas basis pemain putri,” kata Jacksen.

Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi bagian dari proses seleksi jangka panjang. Pemain-pemain terbaik akan disaring untuk mengikuti program lanjutan hingga berpeluang tampil di MLSC All-Stars.

Sebagai tindak lanjut, sekitar 25 pemain terbaik dari turnamen ini akan mengikuti program MilkLife Soccer Extra Training yang dimulai pada 4 Mei.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknik dan mental bertanding, sekaligus mengejar ketertinggalan dari kota lain yang lebih dulu menjalankan program serupa.

Banjarmasin juga dijadwalkan ikut dalam MLSC All-Stars pada Juni mendatang di Kudus.

Laga Final Berlangsung Sengit

Di lapangan, atmosfer final berlangsung sengit. Pada kategori KU 10, pertandingan berjalan seimbang dengan kedua tim saling menekan.

SDN Pagatan Besar akhirnya memastikan kemenangan lewat gol tunggal Miftahul Gina di menit ke-27.

Selain menjadi penentu kemenangan, Gina juga mencatatkan diri sebagai top skor KU 10 dengan total 12 gol.

“Saya sangat senang karena sekolah kami jadi juara. Final tadi susah banget, tapi saya bersyukur bisa cetak gol. Ini bikin saya ingin terus berprestasi,” ujar Gina.

Sementara di KU 12, SDN Sungai Lulut 1 tampil dengan strategi berbeda.

Mereka lebih banyak bertahan menghadapi tekanan SDN Telaga Biru 1, namun mampu memaksimalkan peluang. 

Gol kemenangan dicetak Ade Septiyana Putri pada menit ke-8 melalui tendangan jarak jauh yang tidak mampu dijangkau kiper lawan.

“Di final kami sempat gugup karena lawan bermain bagus dan terus menyerang. Tapi bersyukur satu peluang bisa jadi gol. Setelah ini saya berharap bisa terpilih ke MLSC All-Stars,” ucap Ade.

Keseluruhan turnamen ini memperlihatkan bahwa dengan wadah yang tepat, potensi sepak bola putri di daerah dapat berkembang pesat.

Banjarmasin kini menjadi salah satu titik baru dalam peta pembinaan sepak bola putri Indonesia, dengan harapan melahirkan talenta-talenta yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Banjarmasin Seri 2 2025 - 2026:

Kategori Usia 10

Champion   : SDN Pagatan Besar

Runner-up  : SDN Sungai Andai 4

Semifinalis  : SDN Seberang Masjid 1 dan SDN Belitung Selatan 5

Top Scorer  : Miftahul Gina - SDN Pagatan Besar (12 gol) 

Best Player  : Adelia Safitri - SDN Sungai Andai 4 

Best Goalkeeper : Naira Aminnova Aliya Balqis - SDN Gambut 1 

Fairplay Team  : SDN Murung Raya 3


Kategori Usia 12

Champion   : SDN Sungai Lulut 1

Runner-up  : SDN Telaga Biru 1

Semifinalis  : SDN Belitung Selatan 1 dan SDN Kuripan 2

Top Scorer  : Hanna Aulia Tri Apsari - SDN Seberang Masjid 1 (12 gol)

Best Player  : Noor Laili - SDN Telaga Biru 1

Best Goalkeeper : Risqa Salsabila - SDN Telaga Biru 1 

Fairplay Team  : SDN Pengambangan 9

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.