Terseret 4 Mil, Dua Korban Kapal Tenggelam di Barate Selamat Capai Daratan
Oby Lewanmeru May 04, 2026 12:19 AM

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Alexandro Novaliano Demon Paku

POS-KUPANG. COM, OELAMASI - Dua korban kecelakaan laut di perairan Tanjung Barate, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, berhasil selamat setelah terseret arus laut sejauh sekitar 4 mil dan akhirnya tiba di tepi daratan Pantai Barate Kecil untuk meminta pertolongan.

Kedua korban diketahui bernama Mulianto Tabais dan Hendrik Adonis.

Mereka merupakan bagian dari tujuh warga Kabupaten Kupang yang pergi memancing menggunakan sebuah sampan pada Sabtu (2/5/2026) malam.

Kapolsek Fatuleu, Iptu Maks Tameno mengatakan, insiden bermula saat para korban hendak berpindah lokasi memancing.

Baca juga: Polres Kupang Benarkan Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Barate Kabupaten Kupang NTT

Ketika itu, pemilik sampan mencoba menarik jangkar yang tersangkut di karang.

Namun pada saat bersamaan, arus laut di lokasi kejadian sangat kuat sehingga menyebabkan sampan kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik.

Dalam kondisi darurat, pemilik sampan memberikan sebuah papan kepada Mulianto Tabais dan Hendrik Adonis agar berenang menuju daratan guna mencari bantuan.

Alih-alih langsung mencapai pantai, keduanya justru terbawa arus hingga ke tengah laut.

“Keduanya akhirnya terseret sejauh kurang lebih 4 mil dari lokasi kejadian sebelum terdampar di Pantai Barate Kecil,” ujar Iptu Maks Tameno.

Setelah berjuang melawan arus laut selama beberapa jam, sekitar pukul 03.00 WITA keduanya berhasil mencapai daratan.

Sesampainya di pantai, mereka langsung meminta pertolongan kepada nelayan setempat.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Barate Kupang, 6 Selamat, 1 Masih Dicari Tim SAR

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian dan tim penyelamat.

Berkat laporan dari kedua korban, proses evakuasi terhadap korban lainnya segera dilakukan.

Empat korban lain berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung dievakuasi bersama aparat gabungan.

Sementara itu, satu korban lainnya bernama Adrianus Adonis hingga kini masih dalam pencarian tim gabungan Basarnas NTT, Polsek Fatuleu, dan masyarakat setempat.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pemancing, agar lebih berhati-hati dan selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut. (nov)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.