SURYA.CO.ID SURABAYA - Persebaya Surabaya kini berada di posisi kelima klasemen Super League 2025/2026 dengan 51 poin.
Bajol Ijo masih menjaga asa finis di empat besar setelah mencatat tiga kemenangan beruntun dengan catatan clean sheet.
Persebaya Surabaya turun ke posisi lima klasemen sementara dengan 51 poin dari 31 pertandingan. Mereka tertinggal satu poin dari Malut United yang berada di posisi empat dengan 51 poin.
Sebelumnya, Kemenangan telak 4-0 Persebaya atas PSBS Biak menjadi penentu, sekaligus memastikan lawan terdegradasi ke Liga 2. Bajol Ijo tampil dominan dengan gol dari Milos Raickovic dan Francisco Rivera.
Persib Bandung dan Borneo FC masih bersaing ketat di puncak klasemen dengan sama-sama mengoleksi 69 poin. Persija Jakarta berada di posisi ketiga dengan 62 poin.
Baca juga: Persebaya Siap Jor-joran, 6 Nama Masuk Daftar Belanja Bintang Timnas Jadi Kejutan
Pelatih Bernardo Tavares menegaskan kemenangan ini penting untuk menjaga momentum.
“Saya pikir tim pantas mendapatkan tiga poin. Sekarang kami berharap bisa pulih dengan baik dan mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Persebaya kini mencatat tiga kemenangan beruntun dengan skor besar. Mereka menang 0-2 atas Malut United, 0-4 atas Arema FC, dan 4-0 atas PSBS Biak.
Catatan clean sheet dalam tiga laga terakhir menjadi bukti solidnya pertahanan. Andhika Ramadhani tampil konsisten di bawah mistar, menggantikan Ernando Ari yang belum sepenuhnya fit.
Di lini belakang, kombinasi pemain asing dan lokal seperti Gustavo Fernandes, Risto Mitrevski, Jefferson Silva, dan Arief Catur menjadi tembok kokoh.
Lini tengah semakin tajam dengan Milos Raickovic, Francisco Rivera, dan Toni Firmansyah. Rivera menjadi motor serangan sekaligus pencetak gol terbanyak musim ini.
Bruno Moreira yang baru masuk sejak awal babak kedua melawan PSBS Biak memberi dampak besar. Ia menjadi salah satu pemain asing yang diandalkan untuk daya dobrak.
Persebaya juga menunjukkan sportivitas setelah laga melawan PSBS Biak. Mereka mengajak pemain lawan menyanyikan anthem “Song For Pride” bersama di tengah lapangan.
“Pelatih Bernardo Tavares bahkan menunggu PSBS Biak keluar dari ruang ganti untuk memberikan semangat kepada pemain, pelatih, dan ofisial mereka,” kata Media Officer Jonathan Yohvinno
Francisco Rivera pun memilih tidak melakukan selebrasi berlebihan saat mencetak gol keduanya. Sikap ini menjadi simbol penghormatan kepada lawan yang sedang terpuruk.
Baca juga: Tantangan Persebaya di 3 Laga Sisa Pertahankan Menang Beruntun Plus Clean Sheet
Dengan tren positif ini, Persebaya semakin percaya diri menghadapi laga sisa. Tavares menekankan pentingnya konsistensi agar target finis empat besar tercapai.
“Menang tiga pertandingan berturut-turut, saya pikir itu positif. Sekarang saatnya pulih dan mempersiapkan pertandingan berikutnya,” tutup Tavares.
Persebaya kini berada dalam kondisi terbaik musim ini. Tiga kemenangan beruntun dengan catatan clean sheet memberi kepercayaan diri tinggi bagi skuad Bajol Ijo.
Milos Raickovic menjadi sorotan dengan performa menanjak. Setelah sempat kesulitan di awal musim, ia kini mencetak tiga gol dalam tiga laga terakhir.
“Artinya waktu akan membuktikan kualitas. Ini bukan tentang sepak bola, ini tentang kehidupan,” kata Milos usai selebrasi uniknya melawan PSBS Biak.
Francisco Rivera juga tampil konsisten sebagai pencetak gol terbanyak Persebaya musim ini. Perannya di lini tengah membuat tim semakin tajam.
Tavares menilai kepercayaan diri pemain menjadi modal penting. “Saya pikir tim sekarang mendapatkan lebih banyak kepercayaan diri. Semua orang tahu apa yang harus dilakukan dengan bola dan tanpa bola,” ujarnya.
Persebaya masih memiliki tiga laga tersisa musim ini. Mereka akan tandang ke markas Persis Solo pada 9 Mei 2026.
Selanjutnya, Bajol Ijo akan menghadapi Semen Padang pada 15 Mei 2026. Laga ini diprediksi berat karena lawan sedang berjuang keluar dari zona degradasi.
Pertandingan terakhir musim ini akan digelar di Gelora Bung Tomo melawan Persik Kediri pada 23 Mei 2026.
Tavares menilai dua laga tandang akan menjadi ujian berat. “Pertandingan seperti ini paling sulit karena lawan bermain dengan mempertaruhkan hidup mereka,” katanya.
Suporter Bonek tetap memberikan dukungan penuh. Kehadiran mereka di stadion maupun media sosial menjadi energi tambahan bagi tim.
Pemain muda seperti Toni Firmansyah juga mendapat sorotan. Konsistensinya di lini tengah membuat Tavares memuji kontribusinya.
“Yang terpenting adalah meraih kemenangan dengan gawang tetap bersih. Itu memberi kepercayaan diri bukan hanya untuk penjaga gawang, tetapi juga untuk lini serang,” ujar Tavares.
Dengan kondisi tim yang solid, Persebaya optimistis bisa menyapu bersih tiga laga sisa. Target finis empat besar menjadi motivasi utama.
Momentum positif ini diharapkan berlanjut hingga akhir musim. Persebaya ingin menutup kompetisi dengan catatan terbaik di bawah asuhan Tavares.