TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Jemaah calon haji asal Kabupaten Kudus mulai berangkat menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali, Senin (4/5/2026). Total ada 1.210 jemaah yang berangkat dan terbagi atas kelompok terbang (Kloter) 40, 41, 42, 43, dan 44.
Sebelum menuju Embarkasi Solo (Asrama Haji Donohudan), jemaah calon haji asal Kudus berkumpul terlebih dahulu di Pendopo Kudus.
Masing-masing kloter memiliki jadwalnya sendiri. Kloter 40 kumpul di Pendopo Kudus pada Senin (4/5/2026) pukul 08.00. Kemudian Kloter 41 di hari yang sama pada pukul 10.00.
Baca juga: Kompetisi Panahan Usia Dini Bakal Rutin Digelar di Kudus
Sementara untuk Kloter 42 berkumpul di Pendopo Kudus pada Selasa (5/5/2026) pukul 00.15 dan Kloter 43 berkumpul pukul 03.00 di hari yang sama.
Sedangkan untuk Kloter 44 berkumpul pada Rabu (6/5/2026) pukul 00.15.
Momentum keberangkatan jemaah calon haji ini diliputi suasana haru.
Sejumlah keluarga pengantar jemaah haji tak sedikit yang menitikan air mata saat melepas kepergian anggota keluarganya yang hendak melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci.
Momentum ini terlihat nyata di depan Pendopo Kudus saat para keluarga melepas keberangkatan mereka.
Setelah tiba di Pendopo Kudus, mereka langsung diarahkan menuju ke dalam pendopo. Sementara keluarga yang mengantar diarahkan untuk segera meninggalkan halaman pendopo agar tidak terjadi kepadatan.
Prosesi pemberangkatan pun dimulai dengan pembacaan doa dan azan.
Ketua Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Kudus, Deka Hendratmanto mengatakan, terdapat empat jemaah calon haji asal Kudus yang gagal berangkat.
Satu jemaah gagal berangkat karena meninggal. Sedangkan pasangannya juga tidak jadi berangkat.
Sementara terdapat dua jemaah yang dinyatakan tidak memenuhi istita'ah atau syarat kemampuan menjalankan ibadah haji.
Baca juga: Enam Jemaah Calon Haji Asal Jepara Batal Terbang ke Tanah Suci
Keempat jemaah yang gagal berangkat tersebut pun akhirnya diisi jemaah asal kabupaten lain.
“Untuk istita’ah ini yang mengeluarkan dinas kesehatan,” kata Deka.
Deka mengatakan, jemaah dari daerah lain yang menggantikan jemaah asal Kudus yaitu asal Kabupaten Brebes yang tergabung dalam Kloter 41.
Kemudian ada satu jemaah calon haji asal Kabupaten Cilacap yang tergabung dalam Kloter 42 dan dua jemaah asal Pati bakal tergabung ke dalam Kloter 43.
Sementara Bupati Kudus Sam’ani Intakoris yang melepas keberangkatan berharap agar mereka senantiasa menjaga kesehatan.
Pasalnya, di Makkah maupun di Madinah cuacanya lebih panas. Untuk itu perlu menjaga kesehatan demi lancarnya ibadah haji.
“Mohon doanya untuk Kabupaten Kudus agar aman, tenteram, tertib terhindar dari balak dan bencana,” kata Sam’ani. (*)