Detik-detik Penyalur ART Jemput Hera di Rumah Erin, Perlakuan Eks Andre Taulany Terbongkar 'Diusir'
pairat May 04, 2026 05:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Terungkap perlakuan Erin mantan istri Andre Taulany saat penyalur Asisten Rumah Tangga (ART) bernama Nia Damanik menjemput Herawati di kediamannya.

Hal ini diungkap Nia Damanik saat menemani Herawati selaku ART Erin dan kuasa hukumnya mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk memberikan klarifikasi terkait perkaranya dengan Erin, Senin (4/5/2026).

Usai menjalani pemeriksaan, Nia Damanik sebagai penyalur ART membeberkan perlakuan Erin saat dirinya menjemput Herawati di kediaman mantan istri ketua grup motor Prediksi itu.

Nia Damanik mengungkapkan bahwa dirinya menjemput Herawati lantaran ada laporan sang ART terkait perlakuan dari Erin.

Awalnya Nia Damanik datang secara baik-baik tanpa didampingi polisi.

TELEPON ANDRE TAULANY - Kolase Andre Taulany (kiri) Hera, ART Erin taulany (tengah), Rien Wartia Trigina alias  Erin (kanan). Hera mengaku mengalami penganiayaan oleh Rien Wartia Trigina saat baru kurang dari sebulan bekerja, termasuk dipukul dan ditendang di kepala.
TELEPON ANDRE TAULANY - Kolase Andre Taulany (kiri) Hera, ART Erin taulany (tengah), Rien Wartia Trigina alias Erin (kanan). Hera mengaku mengalami penganiayaan oleh Rien Wartia Trigina saat baru kurang dari sebulan bekerja, termasuk dipukul dan ditendang di kepala. (Instagram)

Baca juga: Gaji ART yang Ngaku Disiksa Erin Mantan Istri Andre Taulany Terkuak, Cuma Tahan 6 Bulan, Pilih Kabur

"Saya waktu itu datang malam-malam kan sesuai laporan pekerja saya."

"Saya datang malam itu dan dengan niat baik-baik, ke situ pun saya enggak membawa polisi dan yang menyuruh melapor juga ibu Erin-nya," ungkap Nia Damanik, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment.

Berniat ingin menjemput Herawati, Nia malah mendapat perlakuan tak menyenangkan dari Erin.

Ia mengaku malah diusir dan diminta untuk melaporkan dugaan penganiayaan ke polisi.

"Saya ingin menjempur pekerja saya, lalu dia menyuruh saya untuk diusir dan saya harus laporan ke Polsek," kata Nia.

Bahkan usai melapor dan datang kembali dengan didampingi polisi mereka juga diusir lagi oleh ibu tiga anak itu.

"Setelah saya laporan ke Polsek, saya bawa juga polisi ke sana tetap saja diusir," sambung Nia.

Menurut pengakuan Nia, bahwa Herawati pada saat itu juga terus meminta tolong lantaran dicekik hingga dicakar oleh Erin.

Nia lantas langsung membawa paksa Herawati untuk pergi dari kediaman Erin.

"Pada malam itu di depan polisi juga dia teriak-teriak minta tolong bahwa dia dicekik dicakar."

"Jadi kita nggak mungkin dong ninggalin di situ, terpaksa saya bawa pulang."

"Jadi ya Ibu Erin membantah dengan klarifikasi dia sendiri. Dan saya juga ada di saat di tempat itu ya saya dengar sendiri beserta dengan Bapak Polisi juga dan satpamnya juga," papar Nia.

Kasus ini ramai menjadi perbincangan diketahui berawal dari viralnya unggahan akun Threads niadamanik7 yang berisikan tudingan melakukan penganiyaan terhadap ART.

Dalam unggahan tersebut, Erin dituding telah melakukan penganiayaan terhadap ART hingga tak memberikan gaji.

"Assalamualaikum, selamat pagi semuanya. Tolong bantu up teman teman ini terjadi peganiayaan,di rumah erin mantan istri andre taulani,,pelaku penganiayaan mantan istri andre taulaniyg bernama erin,kebetulan teman kita ngonten juga ini."

"Hp nya dibanting, bajunya msih di tahan, gajinya msih di tahan," tulis dalam akun tersebut, dikutip Kamis (30/4/2026).

Bantahan Pihak Erin

Erin didampingi kuasa hukumnya mendatangi Polres Metro Jakarta untuk melaporkan balik terkait dugaan pencemaran nama baik, Rabu (29/4/2026) malam.

Tak hanya melaporkan balik, pihak Erin juga siap melayangkan somasi terhadap ART.

"Untuk lebih jelasnya lagi, kita akan pertegas dengan akan melakukan somasi. Somasi kepada penyalurnya dan juga kepada ART-nya," terang kuasa hukum Erin, Siti Hajar, dikutip dari YouTube Intens Investigasi.

Menurut Siti, somasi tersebut dilayangkan sebagai pengingat bahwa tidak semudah itu memberikan tudingan yang tak berdasar ke seseorang.

"Ya itu untuk mengingatkan bahwa tidak semudah itu untuk melakukan pencemaran dan juga membuatkan fitnah yang belum tentu ada kebenarannya dan itu tidak dilakukan sebenarnya," tandas Siti.

Sementara kuasa hukum lain, memberikan penegasan bahwa tudingan-tudingan yang ditujukan kepada Erin tak benar adanya.

Pihaknya memastikan bakal mengusut tuntas pemilik akun serta dalang dibalik adanya tudingan negatif terhadap Erin.

"Intinya klien kami ini merasa sangat sakit hati ya, karena mau bagaimanapun ini tidak benar, tidak ada apapun yang dilakukan di media sosial itu."

"Media sosialnya pun akan kami kejar dengan inisal ND dengan pencemaran nama baik, fitnah, dan sebagainya, dan dalang-dalang di belakangnya," ujarnya.

"Jadi apa yang disampaikan di media sosial itu tidak benar," tandasnya.

Meski menindak tegas kasus tersebut, pihak Erin masih membuka pintu damai untuk pelaku fitnah.

"Kami perwakilan dari klien, kami tetap ingin berjalan baik-baik," kata kuasa hukum.

Kendati begitu, pihaknya juga tak segan untuk terus melanjutkan proses hukum jika tak ada itikad baik.

Kini pihaknya pun masih membuka pintu komunikasi.

"Cuman kalau misalnya tidak ada itikad baik dan tetap menyebarkan, idak ada komunikasi secara baik, tentu langkah hukum secara tegas kami akan terus lanjutkan," ucapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.