BPS : Ekspor-Impor Jambi Turun, Sektor Pertambangan Dominan
Heri Prihartono May 04, 2026 05:48 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ekspor dan impor Provinsi Jambi pada periode Januari hingga Maret 2026 mengalami penurunan. 

Berdasarkan catatan BPS Provinsi Jambi, terjadi penurunan ekspor jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan Kepala BPS Provinsi Jambi, Aidil Adha, pada Senin (4/5/2026).

Dijelaskannya sektor pertambangan menjadi penyumbang terbesar penurunan tersebut.

Penurunan paling signifikan terjadi pada komoditas bahan bakar mineral, atau sektor migas dan batubara yang turun hampir 43 persen.

“Kalau kita lihat secara akumulasi Januari hingga Maret 2025 dibanding Januari hingga Maret 2026 ini memang ada penurunan, dan penyebab utamanya dari pertambangan, khususnya migas dan batubara. Pada HS dua digit bahan bakar mineral penurunannya hampir 43 persen,” katanya.

Selain pengaruh penurunan produksi dan harga komoditas, dia menuturkan pelemahan ekspor juga didorong hambatan distribusi perdagangan internasional akibat konflik geopolitik.

“Bukan hanya karena harga, tetapi memang nilai total produksi kita turun sehingga nilai ekspor yang diterima juga turun. Ini juga bisa jadi dampak dari perang,” tuturnya.

Aidil menjelaskan, dampak konflik itu juga dirasakan eksportir komoditas pertanian asal Jambi, khususnya komoditas pinang yang mengalami hambatan pengiriman ke pasar Iran.

“Ada beberapa barang, terutama komoditas pinang, yang tidak bisa masuk ke Iran karena persoalan kapal dan bendera kapal. Ada yang tertahan di Dubai, ada juga yang tertahan di Singapura,” jelasnya.


Namun, para eksportir disebut masih terus mencari jalur alternatif agar produk tetap dapat menembus pasar tujuan.

Akibat penurunan ekspor di tengah kenaikan impor, surplus perdagangan Jambi pada Maret 2026 tercatat menjadi yang terendah dalam satu tahun terakhir.

“Surplus perdagangan kita di bulan Maret hanya 116 juta dolar AS. Kalau dibandingkan bulan-bulan sebelumnya selama satu tahun terakhir, ini yang terendah,” pungkasnya.

Baca juga: Blokade AS Cekik Iran, Produksi Minyak Dipangkas, Ekspor Anjlok Drastis

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.