TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Banjir bandang yang menerjang Desa Muara Madras, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, pada Minggu (3/5/2026) malam, menyebabkan meluapnya Sungai Mantenang.
Akibatnya, sejumlah rumah warga terendam dan beberapa jembatan gantung mengalami kerusakan.
Kepala Desa Muara Madras, Saleh Albasaroh, saat dihubungi Tribunjambi.com melalui sambungan telepon, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut banjir terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.
“Ya, tadi malam sekitar pukul 19.30 WIB terjadi banjir bandang di desa kami. Beberapa rumah warga tergenang dan sejumlah jembatan rusak. Ketinggian air kurang lebih 30 sentimeter,” kata Saleh.
Ia menambahkan, kondisi air saat ini sudah mulai surut dan warga mulai membersihkan rumah masing-masing.
“Alhamdulillah, pascakejadian air sudah surut. Hari ini warga mulai bergotong royong membersihkan rumah. Ada satu rumah yang mengalami kerusakan berat dan tidak layak huni,” ujarnya.
Selain merendam permukiman, banjir juga merusak sejumlah infrastruktur. Satu jembatan gantung dilaporkan roboh, sementara satu jembatan lainnya masih bisa dilalui meski mengalami kerusakan.
“Ada juga ternak sapi milik warga yang mati akibat terbawa arus. Bangunan TK hanyut, satu jembatan gantung putus, dan jembatan di tengah desa mengalami kerusakan namun masih bisa digunakan. Selain itu, sekitar empat jembatan usaha tani berbahan kayu juga rusak,” jelasnya.
Saleh menyebutkan, sedikitnya empat rumah warga terdampak banjir, dengan satu rumah roboh. Selain itu, lima rumah lainnya dipenuhi lumpur, serta satu masjid ikut terendam.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” tuturnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat intensitas hujan tinggi, serta mengurangi aktivitas di sekitar bantaran Sungai Mantenang guna mengantisipasi banjir susulan.
(Tribunjambi.com/Frengky Widarta)
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Muara Madras, Rumah Warga dan Jembatan Rusak