Bagian Plafon Labor Rusak Berat, SDN 13 Bakal Mengalami Revitalisasi Bersama SDN 25 Pekanbaru
M Iqbal May 04, 2026 10:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Sejumlah plafon di ruang labor dan perpustakaan SDN 13 Pekanbaru sudah lapuk. Ada di antaranya nyaris ambruk sehingga harus mengalami perbaikan.

Kondisi ini memilukan karena lokasinya sendiri berada di pusat kota. Sekolah tersebut berada di Jalan Cempaka, Kota Pekanbaru.

Adanya plafon yang lapuk serta bagian atap sudah copot di beberapa bagian membuat para guru was-was. Mereka memindahkan aktivitas guru untuk sementara ke bangunan baru yang posisinya tidak jauh dari labor.

Murid di sekolah itu untuk sementara tidak bisa mengakses perpustakaan karena kondisinya memperihatinkan. Ruang perpustakaan sekolah pun terpaksa tutup sementara.

Pihak sekolah menyadari kerusakan yang ada. Mereka menanti proses perbaikan terhadap ruangan yang rusak tersebut.

"Kalau yang parahnya loteng yang bolong, lantai yang sudah pecah berlubang," jelas Guru SDN 13 Pekanbaru, Dezcy Septia Caturyani Jufri kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, ada juga atap seng melayang sehingga kondisi atap semakin memprihatinkan.
Pihak sekolah akhirnya mendapat angin segar karena sekolah itu menjadi satu sekolah yang bakal mengalami revitalisasi tahun ini.

Revitalisasi ini meliputi perpustakaan, ruang labor dan penambahan ruang kelas. "Ada juga kantin, kemarin sudah datang peninjau ke sekolah," ungkapnya.

Dirinya menyebut bahwa jumlah kelas saat ini sebanyak tujuh ruangan. Ada 157 murid di sekolah ini dengan jumlah tujuh rombongan belajar.

"Kalau untuk penambahan kelas, sebaiknya lebih banyak. Karena lebih banyak, anak-anak senang dan lebih nyaman," ujarnya.

Revitalisasi sekolah juga berlangsung di SDN 25 Pekanbaru. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy menyebut bahwa tahun ini ada dua sekolah yang mengalami revitalisasi.

"Kedua sekolah itu yakni SDN 13 Pekanbaru dan SDN 25 Pekanbaru," ujarnya.

Dirinya menyebut bahwa revitalisasi ini adalah bentuk perhatian pemerintah pusat dalam membenahi fasilitas maupun bangunan sekolah. Ia menyampaikan bahwa tahun ini baru dua sekolah yang bakal direvitalisasi.

"Untuk sekolah lainnya, bakal kita benahi secara bertahap," ulasnya.

(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.