Kondisi Terkini Dua Orang Terjebak Kebakaran Gedung di Samping Java Mall, Berhasil Dievakuasi
rival al manaf May 04, 2026 10:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG — Dinas Pemadan Kebakaran Kota Semarang mengungkap kondisi terkini dua orang yang sempat terjebak di kebakaran gedung samping Java Mall.

Kebakaran melanda bangunan tiga lantai di Jalan MT Haryono, tepat di samping Java Mall, kawasan Peterongan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Senin (4/5/2026) malam.

Bangunan tersebut diketahui berisi tempat olahraga, gereja, dan sejumlah fasilitas lainnya.

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca juga: "Tiba-Tiba Api Sudah Besar" Kesaksian Isal Menyelamatkan Diri dari Kebakaran Ketika Main Badminton

Baca juga: Kiai Cabul Mangkir Terus Hindari Pemeriksaan, Polresta Pati Tegaskan Segera Tangkap Pelaku

EVAKUASI - Proses evakuasi dua orang yang terjebak di lantai tiga bangunan terbakar di Jalan MT Haryono, samping Java Mall, Peterongan, Semarang Selatan, Kota Semarang, Senin (4/5/2026) malam. Petugas pemadam kebakaran memasang tangga darurat dan memberikan alat pelindung pernapasan di tengah kepulan asap tebal.
EVAKUASI - Proses evakuasi dua orang yang terjebak di lantai tiga bangunan terbakar di Jalan MT Haryono, samping Java Mall, Peterongan, Semarang Selatan, Kota Semarang, Senin (4/5/2026) malam. Petugas pemadam kebakaran memasang tangga darurat dan memberikan alat pelindung pernapasan di tengah kepulan asap tebal. (TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana)

“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujarnya.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit mobil rescue diterjunkan ke lokasi, dengan kekuatan sekitar 50 personel.

Dalam peristiwa tersebut, dua orang sempat terjebak di lantai tiga bangunan. 

Keduanya diduga merupakan penghuni mess yang berada di area tersebut.

“Korban dua orang sempat terjebak di lantai tiga, namun berhasil dievakuasi. Saat ini sudah dibawa ke rumah sakit. Tidak ada luka bakar, hanya sesak akibat asap,” jelasnya.

Ia menyebut proses evakuasi cukup terkendala karena tidak adanya mobil tangga untuk menjangkau lantai atas.

“Prosesnya cukup rumit karena kami tidak memiliki mobil tangga,” tambahnya.

Sumber air pemadaman diperoleh dari kolam renang yang berada di sekitar lokasi dengan bantuan pompa portable. 

Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam.

Adapun titik awal kebakaran diduga berada di area gereja yang berada di dalam gedung tersebut.

Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

“Kami belum bisa memastikan penyebabnya, apakah dari listrik atau faktor lain. Besok akan dilakukan identifikasi lebih lanjut,” pungkasnya.

Kesaksian Warga

Di antara raket yang masih hangat dan napas yang belum selesai, malam di Peterongan berubah jadi panik.

Kebakaran melanda bangunan tiga lantai di Jalan MT Haryono, tepat di samping Java Mall, Kecamatan Semarang Selatan, Senin (4/5/2026) malam. 

Gedung itu bukan sekadar satu fungsi di dalamnya ada tempat olahraga, gereja, dan sejumlah fasilitas lain.

Isal (21), yang saat itu sedang bermain badminton di dalam gedung, jadi salah satu saksi yang nyaris terjebak.

“Pukul 19.00 WIB pas main di dalam. Tiba-tiba dikabarin ada kebakaran di pintu masuk (area depan dekat gereja). Awalnya saya kira biasa,” ujarnya.

Api ternyata bukan “biasa”.

Dalam hitungan menit, membesar dan menutup akses utama.

Isal sempat mengecek ke arah depan, lalu memilih mundur. 

Dari belakang, dia melihat kobaran sudah membesar. 

“Saya teriakin yang di belakang, suruh keluar semua. Untungnya ada jalan samping,” katanya.

Evakuasi berlangsung tanpa komando resmi hanya insting bertahan. 

Beberapa orang disebut sempat terjebak di bagian belakang gedung. 

Teriakan minta tolong terdengar, termasuk permintaan agar segera menghubungi pemadam kebakaran.

Isal dan teman-temannya akhirnya berhasil keluar lewat jalur samping, lalu menjauh hingga ke area minimarket di sekitar lokasi. 

Dari enam orang yang datang bersamanya, satu mengalami luka dan sudah dilarikan untuk mendapat perawatan.

Ia mengaku tidak mendengar ledakan ataupun tanda awal lain.

“Enggak ada suara apa-apa. Tiba-tiba api sudah besar,” ucapnya.

 (Rad)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.