Viral, Pria Diduga Intip Penumpang KRL di Stasiun Kebayoran, KCI Lakukan Penelusuran
Mursal Ismail May 04, 2026 11:23 PM

SERAMBINEWS.COM - Kasus dugaan pelecehan di Stasiun Kebayoran menunjukkan pentingnya kewaspadaan dan respons cepat terhadap tindakan mencurigakan di ruang publik. 

Meski pelaku belum ditemukan, peningkatan pelaporan menjadi sinyal positif kesadaran masyarakat untuk melawan pelecehan seksual.

Kasus dimaksud dialami seorang penumpang KRL Green Line diduga mengalami pelecehan seksual di Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 18.58 WIB.

Peristiwa ini menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @tangsel.info.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang perempuan menyoraki seorang pria yang berada di bawah peron sambil memegang ponsel.

Perempuan tersebut menuding pria itu sebagai pelaku yang diduga mengintip dan merekam bagian bawah rok penumpang saat kereta berhenti.

Baca juga: VIDEO - Aksi Berani Penumpang Wanita Lawan Pelecehan di KRL, Pelaku Terekam

Korban sempat merekam kejadian tersebut dan berteriak, namun terduga pelaku berhasil melarikan diri.

Menanggapi kejadian ini, Manajer Public Relations PT KAI Commuter (KCI), Leza Arlan, menyatakan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti laporan dengan melakukan penyisiran di area peron.

Laporan awal diterima dari pengguna yang melihat seseorang berada di bawah ujung peron 2 Stasiun Kebayoran dan diduga hendak mengambil gambar penumpang.

Petugas kemudian berkoordinasi dan menuju lokasi untuk melakukan penelusuran.

Namun, hingga proses penyisiran selesai, petugas tidak menemukan sosok yang dimaksud.

Pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) juga tidak menunjukkan adanya individu mencurigakan seperti yang dilaporkan.

Baca juga: VIDEO - Tangis Ibu Pecah! Anak Selamat dari Kecelakaan KRL Bekasi

Meski demikian, KAI Commuter mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di area stasiun.

Pihaknya menegaskan komitmen untuk merespons cepat setiap laporan guna mencegah kejadian serupa.

Berdasarkan data KCI, tercatat 74 kasus dugaan pelecehan seksual di KRL sepanjang 2025 hingga kuartal pertama 2026. Rinciannya, 54 kasus terjadi sepanjang 2025 dan 20 kasus pada awal 2026.

VP Corporate Secretary KCI, Karina Amanda, menyebut peningkatan laporan pada 2026 salah satunya dipicu meningkatnya kesadaran penumpang untuk berani melapor.

Jenis pelecehan yang paling banyak dilaporkan berupa sentuhan fisik, namun ada pula kasus pengambilan foto tanpa izin.

KCI menegaskan telah menyiagakan petugas keamanan di kereta maupun stasiun serta memberikan pelatihan penanganan kasus pelecehan seksual. (*)

Baca juga: VIDEO - Detik-Detik Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi, Fakta Terbaru Terungkap

 Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/05/04/07241681/sembunyi-di-bawah-peron-pria-intip-rok-penumpang-krl-di-stasiun-kebayoran

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.