SURYA.CO.ID SURABAYA-Terungkap kronologi pemotor Suzuki Satria Fu tewas setelah terlibat tabrakan dengan mobil Daihatsu Granmax di Jalan Ngagel, Wonokromo, Surabaya, pada Senin (4/5/2026) siang.
Informasinya, pemotor Suzuki Satria Fu bernopol L-3459-VJ yang meninggal dunia itu, pria berinisial AF (46) warga Tegalsari, Surabaya. Jenazah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soetomo Surabaya.
Sedangkan, penumpang perempuan yang dibonceng berinisial ER (28) mengalami luka pada kaki kanan. Lalu, korban luka itu, dirujuk ke RS William Booth Surabaya guna memperoleh penanganan medis.
Kanit Gakkuk Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Soepriono mengatakan, kecelakaan bermula saat pemotor korban melaju dari arah selatan ke utara.
Lalu, pemotor tersebut menabrak mobil Daihatsu Gran Max bernopol H-1638-NF yang dikemudikan pria berinisial JA (46) warga Gedangan, Sidoarjo.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Situbondo, Bus Adu Banteng dengan Truk 2 Korban Tewas
Mobil tersebut melaju dari arah sebaliknya di lajur dari arah utara ke selatan. Kemudian, tepat di lokasi jalan tersebut, kedua kendaraan terlibat tabrakan.
Akibatnya, pemotor AF meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya. Sedangkan penumpangnya ER mengalami luka pada kaki.
"Motor L-3459-VJ semula berjalan dari arah Selatan ke utara. Sesampai di TKP tidak hati-hati dan saat mendahului kendaran di depannya berjalan pada lajur berlawanan sehingga terjadi kecelakaan dengan Mobil H-1638-NF yang berjalan dari arah utara ke Selatan," ujarnya.
Anggota Satlantas Polrestabes Surabaya tak henti-hentinya mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan berkendara, secara langsung dengan terjun ke lapangan ataupun memanfaatkan berbagai macam platform medsos kekinian.
Supriono mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi rambu-rambu, peraturan, etika serta kedisiplinan dalam berlalu lintas selama berkendara di jalanan.
Sebelum mulai berkendara jarak jauh atau dekat, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, standar dan aman.
Kemudian, pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat, bugar, dan memiliki ketahan kuat.
"Jangan memaksakan diri. Kalau merasa tubuh sudah lelah atau mengantuk di perjalanan, segera menepi ke tempat aman atau rest area yang tersedia untuk beristirahat memulihkan kondisi kebugaran dan kesehatan sebelum melanjutkan perjalanan," pungkasnya.