Breaking News: 8 Pelajar SMAN 1 Lebong Terjebak dan Hanyut di Sungai, 3 Orang Tewas
Hendrik Budiman May 04, 2026 11:40 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG – Masyarakat Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya, Kabupaten Lebong, dihebohkan dengan peristiwa hanyutnya delapan pelajar di Sungai Bioa Maceak, Senin (4/5/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, saat delapan pelajar yang merupakan siswa kelas XI SMAN 1 Lebong berada di lokasi sungai.

Mereka diduga terjebak setelah arus sungai tiba-tiba menjadi deras.

Dari total delapan orang, lima pelajar berhasil selamat.

Sementara tiga lainnya hanyut terbawa arus dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Ramadhani melalui Kasubsi PIDM Humas, Aipda Syaiful Anwar, menyampaikan bahwa seluruh korban merupakan satu rombongan pelajar.

Adapun identitas pelajar tersebut yakni Tegar, Salisa, Farhan, Wawa, Salsa, Hanifah, Aulia, dan Fahri.

“Seluruhnya merupakan siswa SMAN 1 Lebong kelas XI, berjumlah delapan orang, terdiri dari tiga laki-laki dan lima perempuan,” jelas Syaiful saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com.

Terseret Arus Air

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, rombongan pelajar tersebut berada dan bermain di sekitar aliran Sungai Bioa Maceak sebelum akhirnya terseret arus.

Arus sungai yang tiba-tiba deras membuat sebagian korban tidak mampu menyelamatkan diri. Lima orang berhasil keluar dari arus, sementara tiga lainnya hanyut.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, korban terseret arus sungai yang tiba-tiba deras,”ungkap Syaiful.

Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai.

Dalam proses pencarian yang dilakukan hingga pukul 21.00 WIB, tiga pelajar yang hanyut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca juga: Babysitter Refpin Terbukti Bersalah, Tapi Tak Dipidana, Ini 4 Pertimbangan Hakim PN Bengkulu

Seluruh korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, korban yang selamat sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Lebong akibat kelelahan dan dampak dari derasnya arus sungai. 

"Pelajar yang ditemukan meninggal dunia ialah Hanifah, Aulia, dan Fahri, mereka terseret arus sungai dan tenggelam,"ungkap Syaiful. 

Arus Deras Sempat Jadi Kendala Pencarian

Kabid Kedaruratan BPBD Lebong, Rengki Anggara, mengatakan proses pencarian dilakukan segera setelah laporan diterima.

“Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai. Saat itu kondisi arus masih cukup deras,”jelas Rengki.

Ia menambahkan, derasnya arus sungai menjadi kendala dalam proses pencarian dan evakuasi korban. Namun berkat kerjasama semua pihak, seluruh pelajar yang hanyut berhasil ditemukan. 

"Alhamdulillah ketiganya berhasil ditemukan dan jenazahnya sudah dievakuasi,"tutup Rengki. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.