TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Catat Jadwal Damri dilengkapi tarif dari Tana Tidung ke Tanjung Selor, pada Selasa 5 Mei 2026, yang akan start pukul 09.30 WITA pagi ini.
Layanan transportasi darat Perusahaan Umum (Perum) Damri rute Kabupaten Tana Tidung ( KTT ) menuju Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, terus dimanfaatkan masyarakat sebagai akses utama mobilitas antarwilayah.
Tarif yang diberikan pun terbilang ekonomis dan mudah dijangkau oleh masyarakat berbagai kalangan.
Besaran tarif Damri Tana Tidung - Tanjung Selor, tergantung dengan jarak daerah yang dituju.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Tidung, Arief Prasetiawan, saat ditemui di kantornya di Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara ( Kaltara ).
“Untuk penumpang yang turun di desa-desa sebelum Tanjung Selor itu ada tarifnya sendiri
Tentu tidak sama, karena tergantung jaraknya,” ujar Arief Prasetiawan.
Baca juga: Jadwal Damri Tanjung Selor 4 Mei 2026 Lengkap Rute Berau hingga Samarinda
Kata Arief Prasetiawan, Damri rute KTT - Tanjung Selor diberangkatkan setiap hari pada pagi hari.
Pada Selasa (5/5/2026), bus dijadwalkan berangkat pukul 09.30 WITA.
Selain jadwal keberangkatan, Damri juga menetapkan tarif berbeda menyesuaikan titik naik dan turun penumpang di sepanjang rute tersebut.
Untuk rute dari wilayah Tana Tidung menuju Tanjung Selor, tarif Damri sebagai berikut:
Tideng Pale ( KTT ) - Tanjung Selor : Rp100 ribu
Sesayap - Tanjung Selor : Rp100 ribu
Tideng Pale ( KTT ) - Panca Agung/Pimping: Rp80 ribu
Sekatak Buji - Tanjung Selor : Rp85 ribu
Panca Agung - Tanjung Selor : Rp60 ribu
Tideng Pale ( KTT ) - Sekatak Buji: Rp50 ribu
Baca juga: Jadwal Terbaru Damri Tana Tidung ke Tanjung Selor dan Malinau Sabtu 2 Mei 2026
Layanan Damri ini menjadi salah satu moda transportasi yang cukup diminati masyarakat, terutama untuk perjalanan menuju ibu kota Provinsi Kalimantan Utara.
Adapun durasi perjalanan dari Kecamatan Sesayap, KTT, menuju Tanjung Selor diperkirakan memakan waktu sekitar empat jam.
Masyarakat diimbau datang lebih awal ke titik keberangkatan guna memastikan ketersediaan kursi serta menghindari keterlambatan perjalanan.
(*)
Penulis : Rismayanti