Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus penemuan bayi laki-laki di bantaran sungai Kali Anyar, Sabrang Lor, Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo.
Hingga kini, belum diketahui identitas orang tua bayi tersebut serta kronologi kejadian sebenarnya.
Kapolsek Jebres, Kompol Murtiyoko, mengungkapkan bahwa proses penyidikan masih terus berjalan dengan mengumpulkan berbagai keterangan saksi serta menelusuri petunjuk di lokasi kejadian perkara (TKP).
“Untuk pelaku masih dalam penyelidikan. Sampai saat ini belum ada titik terang, kami masih terus mendalami kasus ini,” jelas Murtiyoko, Senin (4/5/2026).
Hingga saat ini, polisi belum menemukan titik temu terkait siapa orang tua dari bayi malang tersebut.
Dari hasil olah TKP, kepolisian menduga kuat bahwa bayi tersebut tidak dibuang di lokasi penemuan awal.
Dugaan ini diperkuat oleh kondisi arus sungai Kali Anyar yang saat itu terbilang cukup deras.
“Melihat kondisi arus sungai saat itu, kami menduga bayi tersebut kemungkinan dibuang di titik lain, kemudian terbawa arus hingga akhirnya tersangkut di lokasi ditemukan,” lanjut Murtiyoko.
Dugaan tersebut membuat penyelidikan kini diperluas, tidak hanya di sekitar lokasi penemuan, tetapi juga menyusuri aliran sungai lainnya yang terhubung dengan Kali Anyar.
Baca juga: Kronologi Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Bantaran Kali Anyar Solo, Berawal Kecurigaan Pemancing
Sebagai langkah lanjutan, aparat kepolisian juga melakukan penelusuran sepanjang aliran sungai serta berkoordinasi dengan warga yang tinggal di bantaran Kali Anyar untuk menggali informasi tambahan.
“Anggota juga melakukan penelusuran di sepanjang aliran sungai dan berkoordinasi dengan warga sekitar untuk mencari informasi tambahan,” kata dia.
Upaya ini dilakukan untuk mencari petunjuk baru yang dapat mengarah pada pelaku pembuangan bayi tersebut.
Baca juga: Bayi Baru Lahir Ditemukan Meninggal di Kali Anyar Mojosongo Solo, Polisi Selidiki Kasusnya
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan bahwa jasad bayi laki-laki tersebut telah dimakamkan secara layak.
“Untuk jasad bayi sudah kami makamkan,” pungkas Murtiyoko.
Sebelumnya, warga Sabrang Lor, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat ditemukan, kondisi bayi sudah tidak bernyawa dan masih terdapat tali pusar yang menempel, sehingga diperkirakan baru berusia sekitar satu hari.
(*)