Nasib Malang Karyawati di Pandak: Jadi Korban Jambret, Lalu Celaka Tabrak Pagar Saat Kejar Pelaku
Hari Susmayanti May 05, 2026 04:03 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seorang perempuan menjadi korban penjambretan saat pulang kerja di timur SPBU Cengkiran, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, pada Senin (4/5/2026) malam.

Tragisnya, tak hanya kehilangan tas berisi uang tunai dan barang berharga miliknya, perempuan berinisial CTA (27), warga Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Pandak itu juga mengalami kecelakaan saat berusaha mengejar pelaku.

CTA kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dideritanya.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan, penjambretan itu terjadi sekitar pukul 21.45 WIB, saat korban hendak pulang ke rumah.

"Awalnya, korban pulang dari kerja dengan mengendarai sepeda motor Vario 110 warna Hitam merah nomor polisi AB 6989 YB," katanya, kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).

Ketika melintas di lokasi kejadian, tepatnya di timur SPBU Cengkiran, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, tas cangklong di pundak korban tiba-tiba ditarik oleh orang yang tidak dikenal dari arah belakang.

Baca juga: Demi Cicilan Motor, Pasutri di Kediri Jadi "Pemeran Utama" Video Asusila di Telegram

Pelaku yang mengendarai sepeda motor Vario warna hitam langsung memacu kendaraanya ke arah barat.

Mengetahui tasnya dicuri korban berusaha mengejar pelaku. Pada saat korban mengejar pelaku sampai di depan Alfamart Klisat, Kalurahan Triharjo, korban berteriak maling-maling sambil korban terus mengejar pelaku.

"Namun, korban tidak bisa menguasai laju sepeda motor pelaku hingga korban menabrak pagar besi milik warga di simpang empat Sapuangin, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan," jelasnya.

Warga yang mengetahui korban mengalami kecelakaan langsung mendekat untuk menolongnya.

Saat itu CTA masih sempat meminta tolong kepada warga untuk mengejar pelaku penjambretan yang membawa kabur tas miliknya.

"Tadinya, MAP(saksi) berada di depan Alfamart. Mendengar korban teriak, sehingga langsung ke lokasi dan melihat korban mengalami kecelakaan menabrak pagar," ujar dia.

Saksi kemudian berusaha mengejar pelaku namun sudah kehilangan jejak.

"Namun, saksi MAP hanya mengetahui kalau pelaku mengendarai sepeda motor Vario 150 warna abu-abu atau hitam," terang Rita.

Adapun barang yang berada di dalam tas milik korban dan raib dicuri berupa satu unit iphone 13 warna hitam; dompet berisi KTP, SIM C, STNK, ATM BCA, ATM Mandiri kartu member; STNK AB 6989 YB atas nama korban; serta uang tunai sebesar Rp.600.000.

Atas kejadian tersebut korban dibawa ke Rumah Sakit UII Pandak guna mendapatkan perawatan medis dan hasil pengecekan diketahui korban mengalami dagu memar, nyeri dada sebelah kanan, lecet pada telapak tangan kiri, nyeri pada kaki kiri, dan memar pada kaki kanan.

"Sampai saat ini, kasus masih dilakukan pendalaman," tandas dia.(nei)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.