BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Februari 2026 menunjukkan tren yang semakin membaik. Hal ini tercermin dari penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) serta meningkatnya jumlah angkatan kerja dan penduduk bekerja.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bangka Belitung, TPT pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,15 persen. Angka ini turun 0,02 persen poin dibandingkan periode yang sama, Februari 2025 lalu.
Kepala BPS Bangka Belitung, Sugeng Arianto, mengatakan penurunan tersebut menunjukkan kondisi ketenagakerjaan yang relatif lebih baik meski masih bersifat fluktuatif.
"Tingkat TPT itu menurun ya. Masih kisaran 4,15 persen relatif lebih baik. Ini memang sangat fluktuatif, dinamis. Awal tahun kegiatan perekonomian belum sepenuhnya pulih, belum bisa turun sekali. Tetapi polanya memang menunjukan penurunan, belum lagi, ada berbagai program dari pemerintah memicu penyerapan tenaga kerja," ujarnya Sugeng Arianto kepada Bangkapos.com, Selasa (5/5/2026) di BPS Babel.
Secara umum, kondisi ketenagakerjaan dinilai menunjukkan tren yang semakin membaik seiring meningkatnya aktivitas ekonomi.
"Ini dinilai mampu mengakselerasi penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor, termasuk pertanian dan perikanan. Hingga ke sektor hilirnya. Sehingga berdampak pada peningkatan kesempatan kerja dan penurunan pengangguran," lanjutnya.
Ia menjelaskan di sektor industri terdapat dua kelompok utama yang berkembang. Yakni industri berkaitan dengan bahan hasil tambang. Serta industri yang terhubung dengan sektor perkebunan, pertanian, dan peternakan.
"Industri ada dua, berkaitan barang hasil tambang dan perkebunan dan pertanian dan peternakan produksi telur ada program seperti MBG micu pergerakan perekomian di sektor itu," lanjutnya.
Sementara, ia menyampaikan Jumlah angkatan kerja pada Februari 2026 sebanyak 815,95 ribu orang, naik 19,75 ribu orang dibandingkan Februari 2025.
"Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) meningkat 0,67 persen poin dalam setahun. Penduduk bekerja pada Februari 2026 sebanyak 782,11 ribu orang dibandingkan Februari 2025," katanya.
Kemudian, lapangan usaha didominasi oleh sektor pertanian 27,46 persen dan pekerja formal pada Februari 2026 sebesar 49,96 persen, naik 2,51 persen poin dibandingkan Februari 2025. (Bangkapos.com/Riki Pratama)