PSS Sleman Fokus Pemulihan Jelang Final Kontra Garudayaksa FC, Ansyari: Antusiasme Pemain Tinggi
Yoseph Hary W May 05, 2026 08:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman langsung mengalihkan fokus ke partai puncak usai memastikan promosi. 

Tim berjuluk Super Elja itu kini mematangkan persiapan menghadapi Garudayaksa FC pada final Pegadaian Championship 2025/2026 yang akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026) pukul 19.00 WIB.

Pantauan di lapangan, tim PSS Sleman kembali berlatih di Lapangan Pakembinangun, Sleman pada Selasa (5/5/2026) sore. Semua oemain tampak hadir, namun tak semuanya mengikuti sesi matihan secara penuh. 

Sejumlah pemain recovery

Ada beberapa pemain yang menepi untuk melakukan recovery karena bekerja ekstra keras saat PSS menang dan mengamankan tiket promosi dari PSIS Semarang akhir pekan lalu.

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, mengungkapkan bahwa sesi latihan terbaru lebih difokuskan pada pemulihan kondisi pemain.

Hal ini dilakukan mengingat padatnya jadwal serta kondisi fisik sejumlah pemain yang membutuhkan perhatian khusus.

“Latihan hari ini lebih ke recovery training. Banyak pemain yang butuh pemulihan, jadi kita maksimalkan fisioterapi. Ada yang ice bath, ada yang massage. Tapi yang jelas, semua pemain tetap menjalani sesi dengan penuh kegembiraan,” ujar Ansyari ditemui usai latihan.

Ia memastikan kondisi tim secara umum dalam keadaan aman jelang laga final. Menurutnya, tidak ada cedera serius yang mengkhawatirkan, sehingga peluang seluruh pemain untuk tampil tetap terbuka.

“Insya Allah aman semua. Kita berharap semua siap untuk final. Apalagi kartu kuning sudah diputihkan, jadi tidak ada kendala dari akumulasi, kecuali kartu merah,” jelasnya.

Analisa permainan calon lawan

Menghadapi Garudayaksa FC, Ansyari menegaskan timnya tidak ingin terlalu berpatokan pada hasil uji coba sebelumnya, di mana PSS menang tipis 1-0 lewat penalti. Ia menilai laga tersebut bukan gambaran sesungguhnya kekuatan kedua tim.

“Itu bukan barometer. Tapi yang pasti kita sudah saling mengetahui karakter masing-masing. Kita sudah analisa cara bermain mereka, dan saya harap pemain sudah paham apa yang harus dilakukan di final nanti,” katanya.

Ansyari juga menilai Garudayaksa FC sebagai lawan yang berkualitas. Keberhasilan Andik Vermansah dan kolega menembus final menjadi bukti kekuatan tim tersebut, baik dari segi materi pemain maupun kualitas pelatih.

“Mereka tim yang bagus, punya kualitas dan pelatih yang baik. Jadi saya kira pertandingan nanti akan sangat menarik,” ujarnya.

Meski sama-sama mengincar gelar juara, Ansyari memandang laga final sebagai bonus bagi kedua tim yang sudah memastikan promosi. Ia menekankan bahwa siapapun pemenangnya layak disebut sebagai yang terbaik.

“Final ini bonus. Siapapun yang menang, itulah yang terbaik,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.