Bupati Kediri Mas Dhito Turun Langsung ke Warga, Bantu Lansia Tunanetra Pastikan Beri Bantuan
Samsul Arifin May 05, 2026 10:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Isya Anshori

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito turun langsung meninjau warga rentan di Kecamatan Puncu, Selasa (5/5/2026).

Salah satu yang dikunjungi adalah pasangan suami istri lanjut usia, Mbah Sumiran (61) dan Leginah (56) warga Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan Kecamatan Puncu. Keduanya mengalami keterbatasan penglihatan dan hidup berdua tanpa anak di rumah sederhana.

Dengan kondisi tersebut, Mbah Sumiran sudah lama tidak dapat bekerja. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, pasangan ini sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah.

"Kita ini melihat kondisi riil di lapangan bagaimana warga kita di Desil 1-4, untuk pasangan suami istri ini penglihatannya terganggu, tidak bisa melihat secara utuh, tidak bisa bekerja dan (kehidupannya-red) hanya mengharapkan bantuan," kata Mas Dhito.

Meski mengalami gangguan penglihatan, pasangan lansia ini tetap berusaha mandiri. Aktivitas sehari-hari seperti memasak dan mencuci masih mereka lakukan sendiri dengan mengandalkan ingatan saat kondisi fisik masih normal.

Dalam kunjungan tersebut, Mas Dhito didampingi Kapolres Kediri Bramastyo Priaji dan Dandim 0809/Kediri Dhavid Nur Hadiansyah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri.

Baca juga: Ratusan Peternak Ramaikan Kontes Sapi di Wates Kediri, Tersedia 10 Kategori Perlombaan

Tetap Mandiri di Tengah Keterbatasan

Mas Dhito menyebut rumah yang ditempati pasangan lansia itu sebelumnya telah mendapat bantuan pembangunan melalui program TMMD ke-127 dari Kodim 0809/Kediri.

Namun demikian, masih terdapat beberapa bagian rumah yang perlu pembenahan. Pemerintah Kabupaten Kediri pun berkomitmen untuk memberikan bantuan lanjutan, termasuk pemeriksaan kesehatan bagi keduanya.

"Kamar mandinya telah diperbaiki tapi hal-hal minor lainnya akan kita bantu," terang Mas Dhito.

Selain berdialog dan meninjau kondisi rumah, rombongan juga menyerahkan bantuan sembako untuk membantu kebutuhan harian pasangan tersebut.

Baca juga: Dari Tahu Takwa sampai Sate Bekicot, Ini Tujuh Kuliner Khas Kediri yang Bikin Ketagihan

Doa dan Harapan dari Warga

Usai mendapat bantuan, Mbah Sumiran dan Leginah menilai mengucapkan rasa terima kasih kepada Mas Dhito. Di sisi lain, bantuan tersebut menurutnya sebagai salah satu bentuk kedekatan pemerintah dengan masyarakat kecil.

"Maturnuwun nggih rawuhipun, kulo dongake sedoyo sehat (terimakasih kedatangannya, saya doakan semoga semua sehat)," ucap Mbah Leginah.

Sementara itu, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menegaskan bahwa kunjungan ini tidak hanya berfokus pada bantuan sesaat, tetapi juga solusi jangka panjang bagi warga.

Rombongan juga mengunjungi keluarga lain dengan kondisi ekonomi sulit. Seorang anak yang sempat putus sekolah direncanakan kembali bersekolah melalui program beasiswa.

Selain itu, keluarga tersebut juga akan mendapatkan dukungan modal usaha untuk membantu meningkatkan perekonomian.

Perhatian juga diberikan kepada anak berkebutuhan khusus yang tinggal bersama kakeknya di rumah tidak layak huni. Pemerintah berencana memberikan bantuan perbaikan rumah.

"Penanganan persoalan sosial seperti anak putus sekolah dan warga sakit membutuhkan perhatian bersama. Bantuan yang diberikan harus tepat sasaran dan berkelanjutan, termasuk memastikan akses pendidikan dan pengobatan bisa terpenuhi," kata Bramastyo.

Bramastyo juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar setiap persoalan sosial yang ditemukan dapat ditangani secara berkelanjutan.

"Koordinasi antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci agar upaya yang dilakukan tidak terputus, terutama dalam mendukung pemulihan ekonomi keluarga dan perbaikan kualitas hidup warga," imbuhnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.