SURYA.CO.ID, GRESIK - Dukungan Rumah BUMN PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) di Rembang, Jawa Tengah yang dikelola PT Semen Gresik terus membuahkan hasil.
Hal itu dirasakan oleh Hawien Wilopo pemilik usaha Batik Tulis Lasem dengan merek Gunung Kendil di Rembang, Jawa Tengah.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, SIG mengapresiasi pencapaian membanggakan Batik Tulis Lasem Gunung Kendil yang telah dikenal di manca negara.
Selain mempromosikan batik sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia, hingga ke manca negara, UMKM binaan RB Rembang juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
”Semoga ke depan ada lebih banyak lagi UMKM yang sukses mengembangkan usahanya, sehingga dapat berkontribusi lebih terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," kata Vita Mahreyni, dalam rilis Humas SIG, Selasa, (5/5/2026).
Lebih lanjut Vita Mahreyni menambahkan, SIG melalui RB Rembang berkomitmen untuk selalu mendampingi UMKM, agar dapat menjalankan usaha secara profesional dan mampu memanfaatkan platform digital.
Tujuannya, produk-produknya dapat dijangkau secara nasional hingga mancanegara.
Baca juga: SIG Laksanakan Mudik Gratis Ribuan Tukang Batu, Mulai Naik Bus dan Kapal Laut
Sementara Hawien Wilopo mengatakan, awal bergabung dengan RB Rembang pada 2021.
Selanjutnya mendapat pelatihan dan pendampingan, mulai dari manajemen usaha, optimalisasi platform digital untuk pemasaran, hingga dilibatkan dalam sejumlah pameran.
Sejumlah pameran bergengsi yang pernah diikuti, di antaranya Festival Tong Tong di Den Haag Belanda pada tahun 2022, Future SMEs Village Side Event G20 di Bali pada tahun 2022, Bazar UMKM di Sarinah Jakarta pada 2023, dan Inacraft di Jakarta pada 2024.
Bisa mengikuti pameran tingkat nasional hingga internasional tersebut, menjadi pengalaman membanggakan yang tidak pernah terpikirkan oleh Hawien Wilopo yang membuat usahanya semakin terkenal.
Untuk memenuhi pesanan pelanggan, Hawien Wilopo kini memperkerjakan 7 karyawan.
Bahkan jika sedang ramai pesanan, dia turut memberdayakan masyarakat sekitar.
Produk Batik Tulis Lasem Gunung Kendil yang dikerjakan dengan penuh ketelitian dibanderol dengan kisaran harga Rp200 ribu sampai Rp7 juta untuk kain batik, sementara untuk pakaian jadi Rp 600.000 sampai Rp 800.000.
”Terima kasih SIG dan Semen Gresik yang menghadirkan RB Rembang sebagai wadah bagi UMKM. Saya sangat senang bisa bergabung di RB Rembang. Keberadaan RB Rembang sangat membantu UMKM untuk berkembang. Semoga RB Rembang terus eksis sehingga dapat mendampingi kami para pegiat UMKM,” kata Hawien Wilopo.