Pengangguran Kalbar per Februari 2026 Bertambah 15 Ribu Orang!
Faiz Iqbal Maulid May 06, 2026 05:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat merilis data ketenagakerjaan periode Februari 2026 yang menunjukkan adanya peningkatan jumlah angkatan kerja, disertai kenaikan tipis tingkat pengangguran.

Kepala BPS Kalbar, Muh Saichudin, menyampaikan bahwa jumlah penduduk usia kerja terus bertambah.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2,91 juta orang tercatat bekerja meningkat 115,84 ribu orang.

Sementara jumlah pengangguran mencapai 139,17 ribu orang.

“Sedangkan pengangguran sebesar 139,17 ribu orang atau meningkat 15,80 ribu orang jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Februari 2025,” katanya.

Seiring dengan itu, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) juga mengalami peningkatan menjadi 69,65 persen atau naik 2,01 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya.

“TPAK sebesar 69,65 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan Februari 2025 yang sebesar 67,64 persen,” lanjutnya.

• Angkatan Kerja Kalbar Naik, Pengangguran Tembus 4,57 Persen pada Februari 2026

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,57 persen atau naik 0,34 persen poin dibandingkan Februari 2025.

“Selama Februari 2025 sampai dengan Februari 2026 terjadi sedikit peningkatan angka tingkat pengangguran terbuka atau meningkat 0,34 persen poin, yaitu menjadi 4,57 persen,” jelasnya.

Dari sisi lapangan usaha, penyerapan tenaga kerja masih didominasi sektor pertanian, diikuti perdagangan besar dan eceran, konstruksi, serta industri pengolahan untuk kondisi Februari 2025. 

Sedikit berbeda untuk kondisi Februari 2026, dimana yang pertama pertanian, perdagangan, tetapi yang ketiga adalah sektor industri sebesar 6,68 persen. 

Adapun berdasarkan status pekerjaan, mayoritas tenaga kerja merupakan buruh atau karyawan sebesar 37,60 persen disusul pekerja berusaha sendiri sekitar 19 persen, serta pekerja keluarga dan pekerja tidak tetap sekitar 15 persen.

• Fakta Terbaru! 139 Ribu Warga Kalbar Jadi Pengangguran Per Mei 2026

BPS juga mencatat adanya pergeseran struktur tenaga kerja di mana pekerja formal mengalami sedikit penurunan sementara pekerja informal meningkat.

Dari sisi pendidikan, tenaga kerja di Kalbar masih didominasi lulusan SD ke bawah sebesar 41,65 persen, meskipun mengalami penurunan dibandingkan Februari 2025.

 Sementara lulusan SMA mencapai 24,65 persen dan sekitar 10,40 persen merupakan lulusan pendidikan tinggi.

“Dari 2,91 juta penduduk yang bekerja, sekitar 61 dari 100 orang merupakan pekerja penuh, yaitu orang yang bekerja dengan jam kerja minimal 35 jam selama seminggu,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, sekitar 70 persen penduduk usia kerja di Kalimantan Barat telah aktif di pasar kerja.

“Dengan demikian, sekitar 70 dari 100 orang merupakan angkatan kerja atau sudah aktif di pasar kerja,” tambahnya.

Jumlah Pengangguran di Indonesia

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2026, jumlah pengangguran di Indonesia tercatat sebanyak 7,24 juta orang atau setara dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 4,68 persen.

Angka ini menunjukkan penurunan absolut 0,035 juta orang dibandingkan periode Februari 2025, seiring bertambahnya angkatan kerja yang terserap. 

Berikut rincian situasi tenaga kerja menurut Badan Pusat Statistik Indonesia dan laporan Kompas.com per Februari 2026:

-Jumlah Penganggur: 7,24 juta orang.

-Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): 4,68 persen.

-Total Angkatan Kerja: 154,91 juta orang.

-Penduduk Bekerja: 147,67 juta orang.

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.