TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Seorang anak di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat diduga mendapat kekerasaan psikis.
Dugaan kekerasaan psikis itu disebut karena konflik rumah tangga orang tuanya.
Kasus ini dilaporkan ke Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Kayong Utara pada Senin 4 Mei 2026.
Korban saat itu datang bersama ayah kandungnya didampingi keluarga, untuk mengadukan kondisi psikologis anak yang dinilai terdampak situasi dalam keluarga.
Ketua KPAD Kayong Utara, Muhammad Saupi, mengatakan pihaknya langsung melakukan langkah awal berupa asesmen bersama pekerja sosial guna menggali informasi dan memastikan kondisi korban.
"Setelah menerima laporan, tim KPAD bersama pekerja sosial (Peksos) langsung melakukan asesmen awal untuk pendalaman kasus," ujar Saupi saat dikonfirmasi, Selasa 5 Mei 2026.
• Dugaan Kekerasan Psikis Anak Terungkap, KPAD Kayong Utara Lakukan Asesmen dan Pendampingan
Ia mengungkapkan, kasus ini berawal dari persoalan dugaan perselingkuhan yang melibatkan ibu kandung korban.
Situasi tersebut diduga memicu tekanan mental terhadap anak.
KPAD kemudian turut mendampingi pihak keluarga saat membuat laporan lanjutan ke Polres Kayong Utara, termasuk laporan terkait dugaan perselingkuhan yang sebelumnya sempat menjadi perhatian warga.
Meski demikian, proses hukum perkara ini belum berjalan mulus, penyidik Unit PPA Polres Kayong Utara masih menghadapi kendala dalam menguatkan alat bukti.
Satu diantara hambatan berasal dari ketentuan hukum terbaru yang mensyaratkan bukti yang lebih spesifik, seperti dokumentasi visual saat kejadian berlangsung.
Selain itu, upaya mengaitkan kasus ini dengan Undang-Undang Perlindungan Anak juga masih dikaji karena belum terpenuhinya unsur hukum yang cukup kuat.
"Kami berharap hasil koordinasi dengan kejaksaan nantinya dapat memberikan arah yang jelas sehingga perkara ini bisa dilanjutkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," pungkas Saupi.
Ia menegaskan, KPAD akan terus mengawal kasus ini, terutama dalam memastikan kondisi psikologis anak tetap mendapat perhatian dan perlindungan selama proses berjalan.
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!