Dompet Dhuafa-Pemprov Sumbar Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabencana via UMKM Tanpa Bunga
bisnistribunjabar May 06, 2026 10:33 AM

TRIBUNJABAR.ID, PADANG, SUMBAR– -- Perkuat kolaborasi program pengentasan kemiskinan di Sumatra Barat, terutama dalam pemberdayaan ekonomi bagi penyintas bencana, Dompet Dhuafa yang diwakili Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini beserta jajaran manajemen, menandatangani Nota Kesepahaman Bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang langsung dilakukan oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah, pada Selasa (5/5/2026).

2Mufakatsepakat
Manajemen Dompet Dhuafa juga turut mengajak perwakilan pengurus BMT kolaborator program MUFAKAT, untuk prosesi penandatanganan MoU. Selain itu, pihak Dompet Dhuafa juga menguatkan skema kerjasama dengan Pemprov Sumatra Barat dan Pemkot Padang dalam upaya pengentasan kemiskinan. 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Padang, perwakilan Rektorat Universitas Andalas, dan perwakilan sejumlah pengurus sembilan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) di Sumatra Barat yang merupakan kolaborator program MUFAKAT (Modal Usaha Bermanfaat untuk Masyarakat) Dompet Dhuafa. 

Manajemen Dompet Dhuafa juga turut mengajak perwakilan pengurus BMT kolaborator program MUFAKAT, untuk prosesi penandatanganan MoU. Selain itu, pihak Dompet Dhuafa juga menguatkan skema kerjasama dengan Pemprov Sumatra Barat dan Pemkot Padang dalam upaya pengentasan kemiskinan. 

"Alhamdulillah pagi ini dapat bersilaturahmi dengan Pak Gubernur, sekaligus menandatangi komitmen bersama dalam kolaborasi program pengentasan kemiskinan di Sumatra Barat. Pada kesempatan ini juga turut hadir perwakilan BMT yang akan menandatangani kerjasama dengan kami di program MUFAKAT, Kerja sama ini untuk menguatkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui skema pembiayaan mikro berbasis syariah tanpa bunga. Mudah-mudahan dengan kerja sama ini semakin banyak yang bisa dilakukan dan semakin banyak yang bermanfaat bagi masyarakat. 

Sehingga dapat membantu peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat Sumatra Barat. Dalam respon bencana banjir dan Galodo di Sumatera Barat, Dompet Dhuafa telah menyalurkan setidaknya hampir enam milyar yang digulirkan dalam beragam program mulai dari tanggap darurat, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan pengadaan rumah sementara," jelas Ahmad Juwaini.

Di kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi menyambut kehadiran Manajemen Dompet Dhuafa beserta sejumlah tamu yang hadir. Di mana pada kesempatan tersebut akan dilaksanakan penandatanganan sejumlah kerja sama dengan berbagai pihak. 

"Terima kasih Pak Ahmad Juwaini dari Dompet Dhuafa dan sejumlah tamu undangan yang hadir. Saya rasa semua tahu Dompet Dhuafa atas kiprahnya selama ini di Sumatra Barat, juga di nasional. Saya langsung ingat beberapa tahun lalu ketika ada gempa, kemudian ketika ada banjir dan tanah longsor. Saya juga tahu bahwa Dompet Dhuafa juga memberikan beasiswa, layanan kesehatan dan masih banyak yang lainnya. Kerja sama ini dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak banjir longsor kemarin. 

Ini menjadi penting sebagai dukungan kita semua bagi masyarakat terdampak bencana untuk bangkit kembali, dengan keterbatasan anggaran daerah, kerjasama Pemprov Sumbar dan Dompet Dhuafa sangat membantu masyarakat yang terdampak bencana" ungkap Mahyeldi, dalam sambutannya.

Silaturahmi tersebut ditutup dengan penandatanganan kerja sama antara Dompet Dhuafa dengan Pemprov Sumatra Barat dan Pemkot Padang. Kemudian juga ada penandatanganan MoU Yayasan Wirausaha Indonesia Berdaya (YWIB) yang merupakan pelaksana program pemberdayaan ekonomi Dompet Dhuafa dengan Universitas Andalas dan sejumlah BMT kolaborator program MUFAKAT.

Di akhir sesi, Ahmad Juwaini menyerahkan buku foto BINGKAS karya jurnalis Dompet Dhuafa yang menyajikan rangkuman foto respon bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh beberapa waktu lalu. Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi antusias membuka lembar demi lembar buku.

 Beliau apresiasi atas apa yang telah dilakukan DD dalam penanganan bencana hingga pemulihannya, dokumentasi di buku BINGKAS menjadi bukti nyata atas kiprah DD dalam membantu masyarakat terutama mereka yang terdampak. Bahkan juga menyempatkan diri untuk melihat beberapa karya foto dari buku BINGKAS yang di pamerkan di selasar Istana Gubernur.

Kemudian Ahmad Juwaini menjelaskan mengenai Buku BINGKAS kepada Mahyeldi, "Ini ada buku foto kumpulan dari foto-foto jurnalis internal Dompet Dhuafa yang turut terjun dalam respon bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Ini merangkum respon di tiga provinsi terdampak bencana".

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.