Kecelakaan Maut Pikap Angkut Santri Terguling, 1 Meninggal 13 Luka
muslimah May 06, 2026 12:56 PM

 

TRIBUNJATENG.COM, BATAM - Seorang santri meninggal dunia usai menjadi korban dalam kecelakaan tunggal di Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Batam.

Selain itu, sebanyak 13 santri lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (1/5/2026) lalu sekira pukul 15:30 WIB. 

Lokasi kecelakaan maut ini persisnya di Jalan Citra Lautan Teduh (CLT), dan melibatkan sebuah pikap yang mengangkut belasan santri.

Baca juga: Sopir Alphard Viral Terobos Penutupan Jalan di Semarang Klaim Sudah Izin, Lagi Antar Artis

Kendaraan jenis Suzuki Carry pikap warna putih BP 8023 DQ itu melaju menuju arah Pondok Pesantren Alfadllu 7 Batam Batu Besar, Nongsa, sebelum kecelakaan terjadi.

Namun, saat menempuh perjalanan hendak kembali ke Pondok setelah dari acara sholawatan, kendaraan tiba-tiba oleng, hilang kendali hingga akhirnya terguling.

"Kendaraan oleng, lalu jatuh ke kanan," kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, AKP Viktor Hutahaean, Selasa (5/5/2026).

Akibat kejadian itu, satu santri berinisial KNI (14) meninggal dunia saat perjalanan ke RS Bhayangkara Polda Kepri.

Sementara 13 santri lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis.

Polisi menduga kecelakaan terjadi akibat kendaraan lepas kendali. Saat ini polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

Sementara itu, sopir pikap saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Viktor mengatakan pengemudi berinisial MHM (23) itu merupakan seorang guru di pesantren tersebut.

"Untuk pengemudi berinisial MHM sudah ditetapkan tersangka," ujarnya.

Saat ini, kendaraan telah diamankan di gudang barang bukti Gakkum Satlantas Polresta Barelang. 

Kondisinya mengalami kerusakan, dengan kaca depan dan samping kanan pecah serta ban kiri belakang kempes. (Tribunbatam.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.