Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Suasana Lapangan Apel Mako Polres Ciamis terasa berbeda dari biasanya, Rabu (6/5/2026) pagi.
Di tengah barisan anggota berseragam rapi, momen penghargaan berubah hangat ketika deretan Polisi Cilik (Pocil) ikut berdiri menerima apresiasi.
Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dipimpin langsung Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah.
Selain menjadi ajang penghargaan bagi personel berprestasi, kegiatan ini juga menjadi panggung kebanggaan bagi anak-anak TK Kemala Bhayangkari 25 Ciamis.
Sejumlah anggota kepolisian menerima penghargaan atas dedikasi dan kinerja mereka, mulai dari jajaran Sat Lantas, Sat Reskrim, hingga personel di tingkat polsek.
Adapun personel Polres Ciamis yang menerima penghargaan yaitu IPDA Budi Setiawan (Kanit Kamseltibcar Sat Lantas Polres Ciamis), BRIPDA Doni Pangestu (Ba Sat Lantas Polres Ciamis), Pengatur Rohmat Agung Suranto (Banum Sat Lantas Polres Ciamis), AIPDA Wardana, S.H. (Ps Panit 2 Reskrim Polsek Banjarsari), BRIPKA Yusup S., S.H. (Ps Panit 3 Samapta Polsek Banjarsari), BRIPTU Lutfi Aditya Maulal, M (Ba Polsek Banjarsari), BRIPDA M. Iqbal Septia H (Ba Polsek Banjarsari) dan AIPDA Agus Narto (Ba Sipropam Polres Ciamis).
Namun perhatian tak hanya tertuju pada para personel. Kehadiran Polisi Cilik dengan seragam mini lengkap justru mencuri sorotan.
Para Polisi Cilik dari TK Kemala Bhayangkari 25 Ciamis itu juga turut mendapatkan piagam penghargaan dari Kapolres karena prestasinya yang telah ditorehkan di tingkat regional belum lama ini.
Dengan wajah polos dan penuh percaya diri, mereka berdiri rapi, menjadi simbol harapan lahirnya generasi disiplin sejak dini.
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah menegaskan, penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata apresiasi institusi sekaligus motivasi bagi seluruh anggota.
“Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan kinerja dan dedikasi dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan, tugas Polri ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan integritas, profesionalisme, serta kehadiran yang humanis di tengah masyarakat.
“Polri harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang berintegritas,” tegasnya.
Upacara berlangsung tertib dan khidmat hingga selesai. Di balik barisan formal itu, terselip pesan kuat yakni penghargaan bukan hanya tentang prestasi hari ini, tetapi juga tentang membangun semangat pengabdian, bahkan sejak usia dini.(*)