- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, meminta Rusia dan China untuk tidak kembali menggunakan hak veto dalam pembahasan resolusi terkait situasi di Selat Hormuz.
Permintaan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio dalam pidatonya pada Selasa (5/5).
Rubio menilai, penggunaan veto hanya akan menghambat upaya menjaga stabilitas kawasan.
Menurutnya, resolusi ini penting untuk memastikan jalur pelayaran internasional tetap aman dan terbuka.
Mengingat Selat Hormuz adalah salah satu rute utama distribusi energi dunia.
Lanjut ia menegaskan, dunia internasional membutuhkan langkah bersama tanpa hambatan politik agar ketegangan di kawasan tidak semakin meningkat.