TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar nonton bareng (nobar) film dokumenter “Langkah Akhir: Sisa Bayang Polio di Indonesia” di Pendopo Pemkab Klaten, Rabu (6/5/2026), untuk meningkatkan kesadaran imunisasi melalui kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari tenaga kesehatan, pendidikan, tokoh agama, pemerintah kecamatan, hingga organisasi perempuan.
Mereka memadati ruang pendopo yang bernuansa kayu klasik, duduk berderet rapi sambil menyimak layar besar yang menampilkan film tentang ancaman polio.
Tak sekadar pemutaran film, kegiatan juga diisi diskusi interaktif. Peserta tampak aktif berdialog setelah film diputar, membahas langkah konkret untuk meningkatkan cakupan imunisasi di masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Klaten Anggit Budiarto, menegaskan film ini menjadi media edukasi yang efektif.
“Film dokumenter ini menjadi salah satu media preventif promotif kepada masyarakat. Dengan adanya film ini kita bisa mengetahui begitu bahayanya penyakit polio yang sebetulnya penyakit itu bisa di dicegah dengan imunisasi," terangnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat literasi kesehatan sekaligus melawan misinformasi yang berkembang di masyarakat.
“Harapannya setelah (menonton film) kita nanti semakin paham, semakin memahami sangat besarnya fungsi imunisasi dan ke depan kita semua bisa semakin mendukung pelaksanaan imunisasi," imbuhnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari momentum Pekan Imunisasi Dunia yang digelae April lalu.
Acara ini menghadirkan berbagai narasumber, termasuk Ketua TP PKK Klaten Fahrani Hamenang, serta perwakilan IDAI dan tim STRIPE .
Selain pemutaran film, agenda juga mencakup workshop dan diskusi panel yang melibatkan akademisi UGM dan praktisi kesehatan. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)