TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pemkab Siak mengusulkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di tiga kecamatan. Lokasi di kampung Rempak masuk ke dalam 30 besar nasional.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan mengatakan, tiga lokasi yang diusulkan untuk pembangunan unit sekolah baru tersebut berada di Kelurahan Kampung Rempak Kecamatan Siak, Kampung Koto Ringin Kecamatan Mempura, dan Kampung Tasik Seminai Kecamatan Koto Gasib.
“Selain pembangunan baru di tiga lokasi itu, kita juga mengusulkan pengembangan SNT di 11 kecamatan lainnya melalui skema konsolidasi atau penggabungan sekolah,” ujar Romy Lesmana Dermawan saat Focus Group Discussion (FGD) calon lokasi SNT 2026 di Ruang Rapat Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat Abdi Praja, Kecamatan Siak, Rabu (6/5/2026).
Menurut Romy, salah satu lokasi yang diusulkan, yakni di Kampung Rempak Kecamatan Siak, kini telah masuk dalam 30 besar. Dari sekitar 500 usulan pembangunan SNT secara nasional Siak satu di antara yang diperhitungkan.
“Apabila dinilai layak lokasi pembangunan SNT di Kampung Rempak Kecamatan Siak tersebut, dan telah dilakukan verifikasi dan validasi oleh tim dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah maka akan dilanjutkan dengan pembangunan unit sekolah baru, SPMB, rekrutmen GTK serta hal-hal teknis lainnya,” kata Romy
Bupati Siak Afni Z menyebut program SNT sejalan dengan visi Pemkab Siak. Ia ingin menghadirkan sekolah unggulan di setiap kecamatan dengan fasilitas pendidikan yang lengkap.
“Dengan adanya Program Pembangunan SNT nantinya di Kabupaten Siak, ternyata sinkron dengan visi dan misi kami. Kami menginginkan adanya sekolah unggulan di setiap kecamatan, yang didukung dengan fasilitas yang lengkap,” ujar Afni.
Ia mengajak seluruh pihak mendukung proses verifikasi hingga pembangunan SNT agar program pendidikan gratis tersebut dapat segera terealisasi di Kabupaten Siak.
“Jadi mari sama-sama kita dukung program Bapak Presiden ini. Dengan adanya SNT ini, jelas akan membantu masyarakat yang kurang mampu, karena sekolah ini gratis,” katanya.
Sementara itu, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Nilam Suri menjelaskan, SNT merupakan konsep satuan pendidikan terpadu yang menggabungkan jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK dalam satu kawasan pendidikan.
“Tujuan dibangunnya SNT ini sama yakni untuk mendorong kualitas pembelajaran, dan memberikan layanan pendidikan yang lengkap, serta memberikan kemudahan kepada para siswa untuk mengeksplor dirinya,” jelas Nilam.
Ia juga mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kabupaten Siak dalam mendukung program tersebut. Menurutnya, tim verifikasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah meninjau lokasi usulan di Kampung Rempak. Ia menyatakan lokasi tersebut layak untuk tahap lanjutan verifikasi administrasi dan teknis.
“Alhamdulillah saya senang karena Kabupaten Siak ini merupakan kabupaten yang sangat cepat merespon dalam menyambut adanya Program Sekolah Nasional Terintegrasi di Provinsi Riau,” tutupnya. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)