Pramono Anung Bakal Ubah Jam CFD Jakarta, Jalan Rasuna Said Disiapkan Jadi Lokasi Baru
Budi Sam Law Malau May 06, 2026 10:23 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Wajah Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau yang akrab disapa Car Free Day (CFD) di Jakarta akan segera mengalami perubahan signifikan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tengah menggodok skema baru yang mencakup penyesuaian durasi waktu hingga perluasan lokasi di ruas jalan protokol utama ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa kebijakan ini merupakan respons atas hasil evaluasi berkala terhadap pelaksanaan CFD yang selama ini berlangsung setiap akhir pekan.

Baca juga: Atraksi Paramotor Meriahkan Langit CFD di Jalan Margonda Raya Depok Hari Ini

Langkah ini diambil guna memastikan kegiatan tersebut tetap selaras dengan kebutuhan mobilitas warga, aspek kesehatan, hingga dampak ekonomi di sekitar lokasi.

"Pada waktunya saya akan umumkan ada perubahan jam untuk Car Free Day," ujar Pramono saat memberikan keterangan resmi di Balai Kota Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Rasuna Said: "Sudirman-Thamrin" Baru di Kuningan

Kabar yang paling mencuri perhatian adalah rencana Pemprov DKI untuk menyulap Jalan Rasuna Said, Kuningan, menjadi destinasi CFD baru.

Selama ini, kawasan Sudirman-Thamrin menjadi magnet tunggal yang kerap mengalami penumpukan massa luar biasa setiap Minggu pagi.

Pramono menyebut, Rasuna Said memiliki potensi besar untuk dikembangkan dengan konsep yang sama persis dengan Sudirman-Thamrin.

Baca juga: CFD Tegar Beriman Kembali Digelar 5 April, Ada Cek Kesehatan hingga Salon Hewan Gratis

Kehadiran lokasi baru ini diharapkan dapat mendistribusikan konsentrasi masyarakat agar tidak hanya terpusat di jantung kota.

"Rasuna Said itu nantinya kita persiapkan juga untuk menjadi car free day seperti Sudirman-Thamrin. Sehingga masyarakat Jakarta mempunyai banyak pilihan," tegas mantan Sekretaris Kabinet tersebut.

Upaya Meningkatkan Kualitas Hidup Warga

Rencana ekspansi dan perubahan jam operasional ini bukan tanpa alasan.

Pramono menekankan bahwa penambahan titik CFD adalah bagian dari strategi besar Pemprov DKI untuk mendorong gaya hidup sehat di kalangan warga Jakarta.

Dengan akses yang lebih dekat dan pilihan lokasi yang lebih beragam, diharapkan minat warga untuk berolahraga di ruang publik semakin meningkat.

Saat ini, pihak Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama instansi terkait sedang melakukan kajian mendalam, mulai dari rekayasa lalu lintas di jalur alternatif hingga koordinasi operasional transportasi umum seperti LRT Jabodebek dan TransJakarta yang melintasi jalur Rasuna Said.

Pramono berharap, setelah kajian tuntas, perubahan ini akan memberikan manfaat optimal tanpa mengganggu arus logistik dan mobilitas mendesak warga Jakarta lainnya.

"Kita ingin masyarakat Jakarta semakin aktif berolahraga dan menjaga kesehatan dengan fasilitas yang semakin nyaman," pungkasnya.(m27)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.