Biaya Energi Lebih Hemat, UMKM Mulai Beralih ke Gas Bumi
M Iqbal May 06, 2026 10:24 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Pelalawan mulai beralih ke penggunaan gas bumi seiring meluasnya jaringan gas (jargas) yang sebelumnya dibangun pemerintah melalui APBN.


Peralihan ini didorong oleh efisiensi biaya dan kemudahan operasional yang ditawarkan gas bumi, terutama bagi usaha kuliner seperti kafe, restoran, rumah makan, hingga toko roti.


PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mencatat, perluasan jaringan pipa kini tidak hanya menyasar rumah tangga, tetapi juga sektor usaha yang menjadi penggerak ekonomi lokal di daerah tersebut.


Sejumlah pelaku usaha seperti Cafe Moringa, Stasiun MBG, dan Toko Roti Bread Top telah resmi menjadi pelanggan baru dan segera menikmati layanan gas bumi. Sebelumnya, beberapa usaha lain seperti Cafe Babakar, Oska, dan Genre lebih dulu merasakan manfaat penggunaan energi tersebut.


Adi, pemilik Cafe Babakar, mengaku penggunaan gas bumi membuat operasional usahanya lebih lancar. Ia tidak lagi harus mengganti tabung gas secara berkala, sehingga aktivitas dapur menjadi lebih efisien.


Selain praktis, penggunaan gas bumi juga dinilai lebih hemat. Area Head PGN Pekanbaru, Charly Simanullang, menyebut pelaku usaha dapat menghemat biaya energi.


"Para pelaku usaha bisa hemat energi hingga sekitar 40 persen dibandingkan penggunaan LPG tabung. Sehingga tentunya lebih untung," kata Charly, Rabu (6/5/2026).


Menurutnya, gas bumi juga lebih ramah lingkungan dan aman karena disalurkan melalui jaringan pipa secara terus-menerus tanpa perlu penyimpanan tabung.


Pemerintah Kabupaten Pelalawan turut mendukung program ini. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pelalawan, Hanafi, menilai penggunaan gas bumi dapat membantu UMKM menekan biaya produksi serta meningkatkan daya saing usaha di tengah persaingan pasar. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.