Harapannya, setelah belajar di luar negeri, kalian bisa berprestasi di sana dan kemudian memberikan dampak yang signifikan untuk kemajuan Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto meminta kepada seluruh penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk berprestasi dan mampu memberi dampak bagi pembangunan negara.
Hal tersebut disampaikan Mendiktisaintek saat berdialog dengan 200 penerima beasiswa LPDP Angkatan 273 di Kompleks Sekolah Komando Kesatuan TNI Angkatan Udara (Sekkau) Halim Perdanakusuma, di Jakarta, Rabu (6/5).
"Harapannya, setelah belajar di luar negeri, kalian bisa berprestasi di sana dan kemudian memberikan dampak yang signifikan untuk kemajuan Indonesia," kata Mendiktisaintek Brian Yuliarto dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Mendiktisaintek menyebut pemerintah mendorong agar penerima beasiswa, khususnya yang menempuh studi di luar negeri, berorientasi kontribusi kepada Indonesia.
Hal ini mencakup penguatan peran dalam transfer pengetahuan, pembangunan jejaring internasional, serta pemanfaatan kompetensi untuk menjawab tantangan nasional.
Mendiktisaintek juga menegaskan beasiswa merupakan bagian dari ekosistem pembangunan talenta nasional yang berkelanjutan. Oleh karena itu keberhasilan program tidak diukur dari jumlah penerima, tetapi dari kualitas output, outtake, dan outcome yang dihasilkan.
"Beasiswa itu bukan akhir. Jangan merasa selesai setelah mendapatkannya. Justru itu adalah awal untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi bangsa," ucap Mendiktisaintek Brian.
Dalam menggapai asa tersebut, Mendiktisaintek menekankan pentingnya penguatan karakter, ketangguhan, dan kemandirian, sebagai fondasi utama pengembangan talenta.
Berbagai tantangan yang dihadapi selama proses pendidikan dipandang sebagai bagian integral dalam membentuk kapasitas adaptif dan daya saing individu.
"Jangan takut dengan keterbatasan. Kalau kita terus bekerja dan menunjukkan hasil, kita bisa bersaing di tingkat global," kata Mendiktisaintek.
Mendiktisaintek menggarisbawahi Indonesia sebagai negara berkembang memiliki potensi untuk menjadi negara maju, yang dapat diwujudkan dengan memanfaatkan keunggulan komparatif nasional, seperti kekayaan biodiversitas, populasi besar, serta karakteristik geografis, yang kemudian didukung riset dan penelitian yang relevan dan kompetitif secara internasional.
Senada, Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso menekankan orientasi program beasiswa saat ini tidak lagi semata pada peningkatan akses pendidikan tinggi, tetapi pada penciptaan dampak yang terukur.
"Beasiswa tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi harus mampu melahirkan talenta unggul yang berkontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia," tutur Dwi Larso.





