Pertumbuhan Penduduk Lampung 1,18 Persen per Tahun
soni yuntavia May 07, 2026 04:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - BPS Lampung resmi merilis hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025. 

Hasilnya, jumlah penduduk di Lampung kini tercatat mencapai 9.531,28 ribu jiwa atau sekitar 9,53 juta jiwa.

Dari jumlah tersebut, tercatat mayoritas masyarakat Lampung didominasi generasi Z, Milenial, dan generasi Aplha. Sementara masyarakat yang berusia di atas 60 tahun tercatat mencapai lebih dari 11 persen.

Secara angka total, jumlah penduduk Lampung terus meningkat dibandingkan hasil Sensus Penduduk (SP) 2020 yang berada di angka 9,01 juta jiwa, namun laju pertumbuhan penduduk di Lampung terpantau mulai melambat.

Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, mengungkapkan dalam lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan penduduk Lampung berada di angka 1,18 persen per tahun.

Ahmadriswan menjelaskan struktur kependudukan Lampung saat ini masih sangat dinamis dan didominasi oleh anak muda.

"Sekitar 69,81 persen penduduk Lampung merupakan gabungan dari Generasi Z, Milenial, dan Post Generasi Z (gen alpha)," ungkapnya.

Adapun rincian komposisi generasi di Lampung berdasarkan SUPAS 2025, yakni Generasi Z sebanyak 24,77 persen, Milenial 24,37 persen, Post Generasi Z (gen alpha) 20,67 persen, Generasi X 19,41 persen, Baby Boomer 9,70 persen, dan Pre-Boomer sebanyak 1,08 persen.

Di balik dominasi usia muda, Ahmadriswan menjelaskan Lampung mulai menghadapi tantangan baru, yakni fenomena penuaan penduduk atau ageing population.

Persentase penduduk lanjut usia (60 tahun ke atas) di Lampung kini telah menyentuh angka 11,39 persen. 

Angka ini sudah melampaui ambang batas internasional sebesar 10 persen untuk dikategorikan sebagai populasi yang menua.

"Ini menandakan struktur penduduk kita mulai bergeser ke arah penuaan. Rasio ketergantungan juga naik menjadi 46,79. Artinya, setiap 100 orang usia produktif harus menanggung beban 46 hingga 47 orang usia non-produktif," jelas Ahmadriswan.

Ia memaparkan, saat ini Lampung merupakan Provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak kedua di Sumatera setelah Provinsi Sumatera Utara.

Menurut Riswan, tren bonus demografinini masih terus berlangsung dengan proporsi usia produktif (15-64 tahun) mencapai 68,13 persen.

Lebih lanjut, Riswan mengatakan bahwa tantangan ke depan adalah peningkatan fasilitas kesehatan dan perlindungan sosial bagi lansia seiring masuknya fase ageing population.

Pihaknya berharap, data SUPAS 2025 bisa menjadi rujukan utama bagi Pemerintah Daerah di Lampung dalam menyusun kebijakan.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM dan penciptaan lapangan kerja untuk memaksimalkan sisa periode bonus demografi, sekaligus menyiapkan kebijakan adaptif untuk menghadapi lonjakan jumlah lansia di masa depan.

"Data ini strategis untuk memantau target RPJMN hingga tujuan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Lampung," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto ) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.