BPS Catat Pengangguran Terbuka di Lampung 3,95 Persen
soni yuntavia May 07, 2026 04:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat adanya tren perbaikan pasar kerja yang ditandai dengan menurunnya angka pengangguran.

Data BPS Lampung per Februari 2026, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Bumi Rua Jurai  kini berada di angka 3,95 persen, atau turun 4,07 persen dibandingkan Februari 2025 dan Februari 2024 yang mencapai 4,12 persen.

Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution mengungkapkan, sepanjang periode Februari 2025 hingga Februari 2026, terjadi penyerapan tenaga kerja yang cukup signifikan hingga mencapai 34 ribu.

"Jumlah penduduk yang bekerja mencapai 4.913,59 ribu orang. Sepanjang periode Februari 2025 hingga Februari 2026, terjadi penyerapan tenaga kerja sebesar 34,53 ribu orang," ujar Ahmadriswan, Rabu (6/5/2026).

Tak hanya dari sisi jumlah, BPS kualitas pekerjaan di Lampung juga menunjukkan sinyal positif. 

Hal ini terlihat dari pergeseran tren pekerja informal ke sektor formal.
Data BPS menunjukkan pekerja formal meningkat dari 1.434,47 ribu orang menjadi 1.527,78 ribu orang. 

Sebaliknya, jumlah pekerja informal tercatat menurun dari 3.444,59 ribu orang menjadi 3.385,80 ribu orang.

Mayoritas penduduk yang bekerja di Lampung saat ini merupakan pekerja penuh (bekerja minimal 35 jam seminggu) yakni sebanyak 2.944,72 ribu orang atau sekitar 59,93 persen.

"Tingkat Setengah Pengangguran mengalami penurunan signifikan menjadi 423,46 ribu orang," tambah Ahmadriswan.

Dari sisi lapangan usaha, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masih menjadi tulang punggung utama penyerap tenaga kerja di Lampung, disusul oleh sektor Perdagangan dan Industri Pengolahan.

Adapun dari profil pendidikan, meskipun mayoritas pekerja masih didominasi lulusan SD ke bawah (36,46 persen), namun terdapat tren peningkatan proporsi pekerja pada jenjang pendidikan menengah. 

Selama setahun terakhir, peningkatan terlihat pada jenjang SMP, SMA, dan SMK.

Secara keseluruhan, jumlah penduduk usia kerja di Lampung pada Februari 2026 mencapai 7.241,03 ribu orang, atau naik 1,32 persen. 

Dari total tersebut, 5.115,90 ribu orang masuk dalam Angkatan Kerja (AK).

Sementara itu, kelompok Bukan Angkatan Kerja (BAK) seperti masyarakat yang menempuh pendidikan (sekolah) dan mengurus rumah tangga juga mengalami kenaikan sebesar 3,10 persen atau mencapai 2.125,12 ribu orang.

Riswan berharap, dengan jumlah pengangguran yang kini berada di angka 202,32 ribu orang atau turun 4,49 ribu orang dari tahun lalu, kondisi ketenagakerjaan Lampung bakal terus membaik.

( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.