TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Aktris Nikita Willy kini tampil berbeda dengan busana yang lebih tertutup dalam balutan hijab sejak Ramadan 2026.
Di balik keputusan besar tersebut, ternyata ada peran besar dari sang putra sulung, Issa Xander Djokosoetono.
Meski keinginan untuk berhijab sudah ada sejak lama, pemicu utama kemantapan hati Nikita justru datang dari Issa.
Bocah yang kini berusia empat tahun itu ternyata sangat memperhatikan cara berpakaian ibunya.
Beberapa kali, Nikita Willy mengaku mendapatkan teguran langsung dari Issa saat mengenakan pakaian yang dianggap terlalu terbuka.
Kejadian ini bahkan sudah dimulai sejak Issa masih berusia 3,5 tahun.
Meski masih sangat kecil, Issa rupanya sudah memahami konsep aurat dan privasi.
Nikita menceritakan betapa ia merasa terkejut sekaligus malu ketika diingatkan oleh darah dagingnya sendiri.
"Waktu itu aku pas pakai baju yang agak terbuka, dia bilang 'harusnya pakai baju nggak kayak gitu, itu privasi'. Waktu pas ngomong itu masih 3,5 tahun," kenang Nikita Willy dalam tayangan YouTube Need A Talk.
Sikap protektif Issa ternyata tidak hanya ditujukan kepada ibunya.
Setiap kali melihat kerabat atau teman-teman Nikita Willy yang berpakaian terbuka, Issa selalu memberikan reaksi serupa.
"Setiap teman-teman aku pakai baju terbuka, dia selalu bilang 'tutup! tutup! aurat!'. Mungkin dia nggak nyaman lihat wanita pakai baju seperti itu," jelas wanita berusia 31 tahun ini.
Hadiah Kerudung yang Menyentuh Hati
Puncak dari proses hijrah ini terjadi setelah Nikita Willy pulang melaksanakan ibadah umrah.
Tanpa disangka, guru ngaji Issa memberikan sebuah hadiah kerudung kepada Nikita Willy.
Baca juga: Kini Berhijab, Intip Gaya Nikita Willy Saat Olahraga dengan Pakaian Tertutup, Didoakan Istiqomah
Ada cerita menyentuh di balik pemberian tersebut yang melibatkan keinginan tulus dari Issa.
"Ada satu cerita lucu yang bikin tersentuh. Pada saat aku pulang umrah guru ngajinya Issa tiba-tiba kasih aku kerudung," ungkap Nikita Willy.
Awalnya, guru ngaji Issa ingin memberikan hadiah kepada sang bocah karena kemajuannya dalam belajar mengaji.
Namun, saat ditanya hadiah apa yang diinginkan, Issa justru meminta kerudung untuk ibunya.
"Miss-nya cerita 'saya waktu itu mau kasih Issa hadiah karena Issa ngajinya pinter'. Pas ditanya 'Issa hadiahnya mau apa?', 'Mau beli kerudung buat ibu'. Pas aku pulang umrah guru ngajinya kasih. Kayak 'waw ini apakah harus bener-bener memakai kerudung'," ungkap Nikita Willy.
Mendapatkan hadiah yang dipilihkan langsung oleh anaknya membuat perasaan Nikita Willy sangat tersentuh.
Momen inilah yang akhirnya membulatkan tekadnya untuk langsung mengubah penampilan secara permanen.
"Itu salah satu alasannya, cuman masih ada banyak alasan lain," terangnya lagi.
Ia menyadari bahwa perjalanannya menuju penampilan tertutup ini merupakan proses yang cukup panjang.
Salah satu visi terbesarnya adalah ingin menjadi panutan yang baik bagi kedua buah hatinya.
"Mungkin aku belum siap atau bisa cerita banyak mengenai perubahan yang aku lakukan ini. Tapi sebenernya prosesnya panjang. Salah satu alasannya, aku ingin menjadi contoh yang baik untuk anak-anak," tuturnya.
Dukungan Tanpa Paksaan dari Suami
Di sisi lain, sang suami, Indra Priawan Djokosoetono, disebut tidak pernah memaksa Nikita Willy untuk berhijab.
Selama ini, Indra tidak memberikan instruksi spesifik mengenai cara berpakaian istrinya.
Namun, Indra sempat memberikan satu saran yang didasari oleh sudut pandang psikologis mengenai usia 40 tahun.
Baca juga: Ramai Dikaitkan dengan Aurelie Moeremans, Nikita Willy Pernah Curhat Sosok Artis yang Tak Disukai
"Dia nggak pernah nyuruh atau nanya yang spesifik tentang hijab. Cuma kamu pernah mention kalau mau berhijab sebelum 40 tahun," kata Nikita Willy kepada suaminya dalam forum yang sama.
Indra kemudian menjelaskan alasan di balik saran tersebut.
Menurutnya, kepribadian dan kebiasaan seseorang cenderung akan menetap atau sulit berubah setelah menginjak usia kepala empat.
"Karena secara psikologis setelah 40 tahun sifatnya stay. Jadi kalau setelah 40 tahun apapun yang dilakukan sifatnya stay. Jadi kalau mau melakukan perubahan, sebelum usia 40 karena perubahannya bisa sampai akhir hayat," pungkas Indra menjelaskan.