Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Panitia Pengukuhan dua Guru Besar Universitas Katolik (Unika) Santo Paulus Ruteng melaksanakan gladi bersih bersama Rombongan Sidang Senat di Aula GUT Lantai 5 Kampus Unika St. Paulus Ruteng, Kamis (7/5/2026) sore. Adapun agenda pengukuhan dijadwalkan berlangsung pada Jumat (8/5/2026) pagi.
Dua guru besar yang akan dikukuhkan yakni Prof. Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si. sebagai Guru Besar pada bidang ilmu Pendidikan Sosial Agama/Multikulturalisme serta Prof. Dr. Sabina Ndiung, M.Pd. sebagai Guru Besar pada bidang Pembelajaran Matematika Pendidikan Dasar dan Asesmen Pembelajaran Matematika Pendidikan Dasar.
Pantauan TRIBUNFLORES.COM pada Kamis sore, gladi bersih tersebut dihadiri Rombongan Sidang Senat yang terdiri dari Rektor Unika St. Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic. Teol., perwakilan Lembaga LLDIKTI Wilayah XV, para wakil rektor, yakni Prof. Dr. Yohanes S. Lon, M.A., Prof. Dr. Sebastian Menggo, M.Pd., dan Prof. Dr. Hieronimus C. Darong, M.Pd., para dosen, serta panitia. Turut hadir pula kedua calon guru besar.
Ketua Panitia Pengukuhan Guru Besar Unika St. Paulus Ruteng, Dr. Maria Senisum, M.Pd., menyampaikan bahwa persiapan kegiatan telah berjalan dengan baik dan dinyatakan siap.
Baca juga: Unika Ruteng Workshop Peningkatan Mutu Jurnal Terakreditasi Sinta dan Bereputasi Internasional
Ia juga menyebutkan bahwa pengukuhan akan dihadiri tamu VIP, antara lain Gubernur NTT, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT, Kepala LLDIKTI Wilayah XV Prof. Dr. Adrianus Amheka, S.T., M.Eng., tiga bupati dari wilayah Manggarai Raya, Vikjen Keuskupan Ruteng mewakili Uskup Ruteng, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Maria menegaskan panitia siap menyukseskan acara tersebut, meski sempat terdapat kendala teknis dalam penataan tempat duduk VIP yang telah diselesaikan melalui koordinasi dengan pihak protokol.
Ia juga menyampaikan bahwa keterlibatan dalam kegiatan berskala besar ini menjadi pengalaman berharga bagi panitia, yang akan dievaluasi dan didokumentasikan sebagai bahan pembelajaran untuk kegiatan serupa di masa mendatang. (rob)