Reses di Maluku Tengah, Begini Kata Nono Sampono Soal Blok Lofin Seram Utara
Mesya Marasabessy May 07, 2026 07:51 PM

 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku, Nono Sampono  melangsung reses di Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (6/5/2026).

‎Ia berkesempatan menemui Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, beserta unsur Forkopimda Maluku Tengah.

‎Saat diwawacarai awak media, Anggota Komite II DPD RI itu merespon soal tambang gas bumi Blok Lofin-2 di Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah yang telah selesai masa eksplorasi.

‎Dimana untuk diketahui, Blok Lofin-2 pada sumur eksplorasi Lofin-2 (re-entry) berlokasi di Desa Seti, Kecamatan Seram Utara Timur Seti.

‎Setelah dilakukan pengetesan ulang uji lapisan pada 2023 lalu, Blok Lofin-2 berpotensi menghasilkan cadangan mencapai 5 miliar barel minyak dan mengalirkan gas 15,02 MMSCFD (Million Metric Standard Cubic Feet per Day / juta kaki kubik gas).

‎Saat diwawancarai awak media, Anggota DPD RI yang adalah Purnawirawan TNI, Nono Sampono menyebut, Blok Lofin telah ia bahas dengan Bupati Maluku Tengah.

‎Ia mengaku, terdapat dua (pihak) tender yang telah mengajukan diri, dari pihak Pertamina dan perusahaan luar (asing).

‎"Dimana ada dua (perusahaan) yang satu sudah mulai tender yang satu dari Pertamina, dan kedua dari luar," ujar Nono.

Baca juga: 3 Kali Layangkan SP ke Pedagang, 15 Lapak di Kawasan Unpatti Dibongkar Pemerintah 

Baca juga: Soal Postingan Hina Bupati Fachri, Kominfo SBT Ingatkan Kritik Harus Santun dan Berbasis Data



‎Dikonfirmasi soal kelanjutan di tingkat Pemerintah Pusat (Pempus) di Jakarta, Nono Sampono mengaku kewenangannya bertahap dari tingkat provinsi.

‎"Ya betul, ini kewenangan provinsi kemudian diusul kesana (Jakarta)," tukasnya.

‎Selain itu, Nono Sampono juga menyampaikan fokus reses yang ia lakukan di Kabupaten Maluku Tengah. 

‎Dimana sorotannya pada beberapa sektor utama, yakni, pertanian, kelautan, perikanan, pertambangan, juga sektor pariwisata.

‎"Kalau di sini (Maluku Tengah) larinya ke Pertanian, kelautan dan perikanan, masalah tambang, sektor pariwisata termasuk Banda," ulas Nono.

‎Namun begitu, usulan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah akan dipilih untuk dibahas pada tingkat DPD RI. 

‎"Jadi semua ini kita tinggal pilih, mana yang menjadi (usulan), karena yang kita usulkan disesuaikan dengan rekan-rekan dari provinsi lain," jelas Nono Sampono.

‎Ia mengatakan, di tahun 2026 DPD RI dijatah lima hingga enam kali masa reses, di tingkat provinsi hingga kabupaten.

‎"Dalam tahun ini saya fokus pada, setiap kali reses kita lima hingga enam kali selama satu tahun ke kabupaten setelah dari provinsi," ujarnya.

‎Kunjungan ini merupakan kali kedua ia bertandang ke Kabupaten bertajuk Bumi Pamahanunusa ini, membahas beberapa sektor sesuai tupoksi di Komite II DPD RI.

‎"Dan ini kali kedua saya memilih Maluku Tengah, kali ini saya datang kemari berbicara beberapa sektor sesuai tugas saya di Komite II DPD RI. Sektor pertanian, keluaran dan perikanan, perhubungan, ESDM, Pariwisata dan lainnya," pungkas Nono. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.