Rp 96 Triliun KUR BRI 2026 Telah Disalurkan ke 1,5 Juta UMKM, Ini Syarat dan Cara Pinjam Lewat BRI
Adiana Ahmad May 07, 2026 10:44 PM

POS-KUPANG.COM - . Peluang pelaku UMKM untuk mendapar KUR 2026 masih terbuka lebar. 

Dari target Rp 320 Triliun KUR 2026, hingga awal Mei baru terealisasi Rp 96 Triliun. 

Dana KUR 2026 yang sudah terealisasi itu diberikan kepada 1,5 Juta UMKM dengan mayoritas Usaha Mikro. 

Tercatat Rp 70 Triliun dari realisasi KUR 2026 diberikan kepada Usaha Mikro.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman melaporkan hingga Minggu (3/5/2026) realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp 96 triliun. Adapun target penyaluran KUR UMKM tahun ini naik menjadi Rp 320 triliun. 

"Sampai tanggal 3 Mei 2026 kemarin total debitur telah mencapai 1,5 juta dan penyaluran ke sektor produksi mencapai 63 persen," kata Maman dalam Konferensi Pers Rapat Tingkat Menteri, di Jakarta, Senin (4/5/2026). 

Baca juga: Penyaluran KUR UMKM Sudah Tembus Rp70 Triliun

Maman turut melaporkan dari total Rp 96 triliun ini, sebanyak Rp 70 triliun telah disalurkan kepada sektor mikro di desil 1 hingga desil 4 dalam rangka mengatasi kemiskinan ekstrem. 

Alasannya, Sektor mikro ini berkontribusi terhadap upaya untuk menghilangkan kemiskinan ekstrim. "Karena sebagian besar yang bekerja di Sektor mikro rata-rata juga ini keluarga-keluarga kita yang memang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim," jelas Maman. 

Maman menyebut prioritas penyaluran KUR diberikan kepada sektor mikro lantaran pemerintah berupaya mengurangi angka pekerja informal dan meningkatkan porsi pekerja formal.

Dalam kesempatan itu, Maman juga menegaskan alokasi kredit perbankan pada sektor UMKM terus meningkat dalam 10 tahun terakhir. Hal ini juga menjadi upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan pelaku usaha di tanah air.

Maman mencatat, pada tahun 2025 saja, jumlah alokasi kredit yang dialokasikan perbankan nasional ke sektor UMKM mencapai 1.600 triliun. Dari jumlah tersebut yang disalurkan menggunakan skema KUR mencapai Rp 300 triliun. 

"Jadi yang KUR-nya Rp 300 triliun dan 1.300 triliun non KUR," ungkapnya. 

Maman menjelaskan bahwa alokasi kredit UMKM tidak bisa hanya dilihat dari jumlahnya.

Pasalnya, ada beberapa kondisi UMKM bisa melakukan produksi dan mendapatkan akses pembiayaan namun terkendala dalam pemasaran produk. 

Untuk itu, pemerintah tidak hanya hanya mendorong percepatan realisasi KUR saja, namun juga mengamankan pasar setidaknya di dalam negeri. 

"Inilah makanya kalau Kementerian UMKM bicara tentang skema pembiayaan berjalannya seiringan dengan aspek sterilisasi pasar agar tetap bisa menjual produknya," tegas Maman. 

Baca juga: Penyaluran KUR UMKM Sudah Tembus Rp70 Triliun

Berikut Syarat KUR 2026

WNI: Memiliki e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).
Usaha Produktif: Usaha sudah berjalan minimal 6 bulan.
Bebas Kredit: Tidak sedang memiliki kredit produktif (modal kerja/investasi) dari lembaga keuangan lain.
Riwayat Kredit: Memiliki riwayat kredit yang baik/bersih (lolos SLIK OJK).
Agunan: Biasanya diperlukan agunan untuk plafon > Rp100 juta, sedangkan KUR Mikro < Rp50>

2. Dokumen yang Harus Disiapkan
Fotokopi KTP dan KK.
Surat Izin Usaha (NIB/SKU dari kelurahan atau OSS).
NPWP aktif (wajib untuk pinjaman > Rp50 juta).
Foto lokasi usaha (tampak depan dan dalam).
Dokumen jaminan (untuk KUR Kecil/Ritel

Cara Pinjam KUR BRI 2026

BRI adalah salah satu bank pemerintah yang menyalurkan banyak KUR. BRI memiliki berbagai jenis KUR pada tahun 2025 ini, yaitu KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR TKI. Penyaluran KUR tertuju kepada nasabah yang selama ini belum pernah mendapatkan pinjaman dari bank. 

Ketiga KUR tersebut sama-sama menetapkan bunga sebesar 6 % per tahun. Namun setiap KUR memiliki batas plafon pinjaman yang berbeda-beda.

Tidak sulit untuk mengajukan KUR BRI. Nasabah bisa mengajukan KUR BRI dengan dua cara, yakni datang langsung ke kantor bank atau secara online. 

"Ke bank bawa KTP, NIB (nomor induk berusaha), serta pernyataan bahwa usaha yang dijalankan telah berlangsung kurang lebih 6 bulan," ungkap salah satu pegawai BRI.

Jika ingin mengajukan KUR BRI 2026 secara online, ikuti cara berikut:

Setelah pengajuan ini, nasabah akan menjalani survei secara fisik. Kemudian, nasabah tetap harus datang ke kantor BRI terdekat untuk proses selanjutnya, salah satunya untuk tanda tangan dokumen.

Tabel Angsuran KUR BRI 2026

Jumlah itu turun dibandingkan periode Januari-Februari 2026, cicilan KUR BRI sebesar Rp 88.333 per bulan untuk pinjaman dan tenor yang sama.

Berikut perbandingan cicilan KUR BRI April 2026 dibandingkan awal tahun

Tabel KUR BRI Mei 2026

Pinjaman Rp 1 juta  
12 bulan: Rp 86.527  
18 bulan: Rp 58.685  
24 bulan: Rp 44.773  
36 bulan: Rp 30.877  
48 bulan: Rp 23.946  
60 bulan: Rp 19.801  

Pinjaman Rp 5 juta  

12 bulan: Rp 432.634  
18 bulan: Rp 293.425  
24 bulan: Rp 223.863  
36 bulan: Rp 154.385  
48 bulan: Rp 119.731  
60 bulan: Rp 99.006  

Pinjaman Rp 10 juta  

12 bulan: Rp 865.267  
18 bulan: Rp 586.850  
24 bulan: Rp 447.726  
36 bulan: Rp 308.771  
48 bulan: Rp 239.462  
60 bulan: Rp 198.012  

Pinjaman Rp 20 juta:

12 bulan: Rp 1.730.535  
18 bulan: Rp 1.173.700  
24 bulan: Rp 895.452  
36 bulan: Rp 617.542  
48 bulan: Rp 478.925  
60 bulan: Rp 396.024  

Pinjaman Rp 30 juta  

12 bulan: Rp 2.595.802  
18 bulan: Rp 1.760.550  
24 bulan: Rp 1.343.177  
36 bulan: Rp 926.313  
48 bulan: Rp 718.387  
60 bulan: Rp 594.036  

Pinjaman Rp 40 juta  

bulan: Rp 3.461.070  
18 bulan: Rp 2.347.399  
24 bulan: Rp 1.790.903  
36 bulan: Rp 1.235.084  
48 bulan: Rp 957.850  
60 bulan: Rp 792.048  

Pinjaman Rp 50 juta  

12 bulan: Rp 4.326.337  
18 bulan: Rp 2.934.249  
24 bulan: Rp 2.238.629  
36 bulan: Rp 1.543.855  
48 bulan: Rp 1.197.312  
60 bulan: Rp 990.060  (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.