Keberadaan Istri Saat Kiai di Pati Diduga Cabuli Santriwati Terkuak, Pelaku Cari Korban yang Cantik
khairunnisa May 08, 2026 01:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Terungkap keberadaan istri dari Kiai cabul di Pati bernama Ashari yang tengah jadi perbincangan se-Indonesia.

Ternyata saat Ashari diduga melecehkan santriwati, sang istri berada di lingkungan yang sama dengan sang suami.

Hal itu sontak memicu pertanyaan, kenapa sang istri tidak mencegah tindak asusila Ashari?

Diwartakan sebelumnya, Kiai Ashari, pemilik Pondok Pesantren Ndolo Kusumo resmi jadi tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati.

Kabarnya jumlah korban Ashari mencapai 50 wanita.

Bukan cuma pencabulan, mantan orang dekat Ashari pun mengurai dugaan adanya persetubuhan yang dilakukan sang Kiai.

Hal itu diungkap Pak Di, mantan jamaah Ashari sekaligus ayah dari salah satu korban pencabulan sang Kiai bernama Tari.

Sudah lama kenal dengan Ashari dan sering mengaji di tempatnya, Pak Di sempat menangkap gelagat aneh dari pemilik Ponpes tersebut.

Pak Di curiga bahwa Ashari melakukan persetubuhan dengan jamaah santri wanita yang sudah bersuami.

Dugaan itu muncul lantaran Pak Di melihat perbedaan perilaku Ashari kepada santriwati muda dan yang sudah bersuami atau menikah.

"Kalau dugaan saya ya, saya di situ tuh menurut saya, dari apa yang dilakukan di situ, kalau santri yang belum rumah tangga itu pikirannya pasti resiko. Nah di situ, kok kelihatannya (Ashari) akrab (sama) yang sudah bersuami, untuk memuaskan nafsunya," ungkap Pak Di dalam podcast bersama Denny Sumargo.

"Berarti ada dugaan (Ashari melakukan) sampai berhubungan suami istri (dengan korban lain), yang sudah dewasa, kalau sama yang begini (remaja)?" tanya Densu,

"Oh jadi dugaannya kalau yang masih kecil disuruh (pijat dan tidur), Kalau yang sudah dewasa, bobonya sampai hubungan suami istri," timpal Densu.

Lebih lanjut, salah satu korban, Tari pun menceritakan soal kriteria santriwati yang diajak Ashari tidur bareng.

Tari menyebut murid yang sering diajak ke kamar untuk tidur adalah yang memiliki wajah rupawan.

"Pernah suatu waktu, aku tanya sama pak Yai itu 'kenapa si mba ini mukanya kurang cantik kok enggak pernah disuruh seperti saya pijat dan tidur?'. Jawabannya pak Yai 'orang itu sudah manut, sudah enggak ada penyakit seperti kayak kamu," imbuh Tari.

"Oh alibinya selalu begitu," ujar Densu.

KASUS PENCABULAN - Tampang Kiai Ashari, Pengasuh Ponpes Tersangka Pencabulan 50 Santriwati, Kabur ke Bogor
KASUS PENCABULAN - Tampang Kiai Ashari, Pengasuh Ponpes Tersangka Pencabulan 50 Santriwati, Kabur ke Bogor (Ist/Ist)

Penasaran, Densi pun bertanya soal keberadaan istri Ashari.

Diungkap Tari, istri Ashari itu juga tinggal di dalam pesantren.

Tapi tiap malam, Ashari tidak pernah tidur bersama istrinya.

Hal itulah yang membuat korban heran, apakah istri Ashari tahu perbuatan bejat suaminya atau tidak.

"Oknum itu (Ashari) sudah menikah atau belum?" tanya Densu.

"Sudah," jawab Tari.

"Loh ada istrinya? tinggal di situ istrinya?" tanya Densu lagi.

"Tapi (Ashari) enggak pernah tidur bersama istrinya," pungkas Tari.

"Di situ ya punya istri, sudah lama nikah, ya seumuran, sudah punya anak empat, sudah punya cucu," sambung Pak Di.

"(Umur istrinya) 40-an," ujar Tari.

Baca juga: Pelarian Kiai Cabul Asal Pati Berakhir di Wonogiri, Sempat Keliling Cari Makam Keramat dan Petilasan

Pengakuan pelaku

Kasus viral hingga korban banyak yang buka suara, Ashari akhirnya ditangkap kepolisian.

Sebelum ditangkap, Ashari sempat diamankan dari pondok pesantren usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan.

Namun setelah ditangkap, Ashari dilepaskan padahal sudah berstatus tersangka.

Hingga saat dipanggil penyidik untuk menjalani pemeriksaan, Ashari pun melarikan diri. 

Polisi akhirnya melakukan pengejaran hingga berhasil melacak keberadaannya di wilayah Wonogiri. 

Tersangka diamankan tanpa perlawanan di area Masjid Agung Purwantoro, Wonogiri. 

Kepada penyidik, Ashari mengurai pengakuan mengejutkan.

Ashari mengakui dosanya kepada para korban.

"Tersangka sudah mengakui dan juga mengaku khilaf serta bertobat," ujar Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama.

Kendati demikian, Ashari baru mengakui soal aksi asusilanya kepada satu korban saja.

Karenanya, polisi masih menyelidiki kemungkinan korban-korban lainnya.

Untuk diketahui awalnya ada lima korban yang teridentifikasi dan sempat melapor.

Tapi belakangan, tiga korban mencabut laporan polisinya.

Dari hasil sementara, penyidik belum menemukan adanya dugaan persetubuhan yang dilakukan Ashari kepada para korban.

“Korban mengalami tindakan yang sama, hanya caranya berbeda. Tidak sampai persetubuhan," ungkap Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.