TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang akan membantu pedagang terdampak kebakaran di Pasar Kanjengan Semarang melalui penyediaan skema pembiayaan kredit.
Kepala Disdag Kota Semarang, Aniceto Magno da Silva mengatakan, para pedagang juga akan difasilitasi untuk relokasi tempat berjualan.
"Kalau mereka butuh kredit, maka kredit di bawah pemerintah siap untuk membantu. Sekaligus mereka minta relokasi, saya bilang ‘kalian nyamannya di mana saya akan bantu, di pasar STJ, Kanjengan, di Johar Selatan, sama Tengah, pokoknya selama nyaman saya fasilitasi’,” kata Moy, sapaannya, Jumat (8/5/2026).
Baca juga: Kera Ekor Panjang Teror Warga Bandungan Semarang, Satu Orang Terluka
Dia mengatakan, Pemkot Semarang tidak menyediakan uang pengganti kerugian akibat kebakaran.
Menurutnya, Pemkot Semarang siap menyediakan skema pembiayaan bagi pedagang yang membutuhkan modal untuk kembali berdagang.
Pihaknya mengklaim jika para pedagang juga tidak meminta ganti rugi.
"Memang tidak ada uang pengganti. Mereka tidak minta ganti rugi. Apapun yang penting mereka bisa kembali jualan. Kalau minta tempat itu bisa dipakai, dipakai saja," ungkapnya.
Terkait pemanfaatan lahan Pasar Kanjengan pasca kebakaran, Moy mengatakan jika pihaknya masih menunggu arahan dari Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti.
"Itu yang belum tahu. Nanti minta petunjuknya Bu Wali seperti apa. Kalau itu tidak dimanfaatkan malah mangkrak. Tanah asetnya pemerintah kota," ungkapnya.
Ketua Perkumpulan Perdagangan dan Jasa (PPJ) Unit Kanjengan Kota Semarang, Kadar mengatakan, kebakaran yang terjadi pada malam hari itu meluluhlantakkan hampir seluruh kios yang ada.
Dari total sekira 468 los, hampir tidak ada yang tersisa. (*)
• KABAR DUKA, Haerul Saleh Anggota BPK RI Meninggal, Korban Kebakaran di Rumahnya