Ikuti Aturan Indonesia, Roblox Kini Batasi Akses Anak Mulai dari Chat hingga Screen Time
Winda Lola Pramuditta May 08, 2026 02:34 PM

Grid.ID – Platform game global Roblox mulai menghadirkan berbagai fitur perlindungan anak. Langkah ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS).

Secara global, Indonesia sebagai salah satu negara pertama yang menerapkan aturan perlindungan anak hingga ke platform game. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan proses pembahasan dengan Roblox berlangsung cukup panjang karena platform game memiliki karakteristik berbeda dibanding media sosial.

“Roblox menjadi salah satu platform yang telah menyampaikan komitmen kepatuhan setelah melalui pembahasan intensif, mengingat karakteristiknya sebagai platform game yang memiliki perbedaan dengan media sosial,” jelas Meutya dalam Konferensi Pers Update Kepatuhan Roblox terhadap PP TUNAS, dikutip dari artikel Komdigi yang dipublikasikan pada Kamis (30/04/2026).

Salah satu fitur utama yang kini diterapkan Roblox adalah verifikasi usia atau age verification bagi seluruh pengguna di Indonesia. Pengguna yang tidak melakukan verifikasi akan otomatis kehilangan akses terhadap fitur komunikasi seperti chat.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk mengurangi potensi interaksi anak dengan orang asing di ruang digital. Bahkan, pengguna berusia di atas 16 tahun tetap diwajibkan melakukan verifikasi apabila ingin mengakses fitur komunikasi secara penuh.

Selain pembatasan chat, Roblox juga mulai menerapkan klasifikasi konten berdasarkan usia pengguna. Anak di bawah 13 tahun, remaja usia 13–15 tahun, hingga pengguna di atas 16 tahun akan mendapatkan akses katalog game yang berbeda.

Pemerintah menilai sistem ini penting mengingat jumlah pengguna Roblox di Indonesia mencapai sekitar 45 juta akun. Dari jumlah tersebut, sekitar 23 juta pengguna diketahui merupakan anak-anak di bawah usia 16 tahun.

Tak hanya fokus pada keamanan komunikasi dan konten, Roblox juga menghadirkan fitur screen time yang memungkinkan orang tua mengatur durasi bermain anak. Melalui fitur ini, orang tua dapat membatasi waktu akses game untuk mengurangi risiko kecanduan.

Vice President Global Public Policy Roblox, Nicky Jackson Colaco, menyebut fitur yang diterapkan di Indonesia menjadi salah satu sistem perlindungan anak paling ketat yang dimiliki Roblox secara global.

Menurutnya, pengguna yang belum melakukan verifikasi usia akan otomatis dimasukkan ke kategori akun anak tanpa akses komunikasi. Orang tua pun dapat langsung memperoleh kontrol terhadap aktivitas akun anak tanpa perlu melakukan pengaturan tambahan.

“Fitur-fitur yang kami hadirkan di Indonesia merupakan salah satu yang paling ketat secara global dan disesuaikan secara khusus dengan kebutuhan regulasi di Indonesia."

“Kami berterima kasih atas kepemimpinan Menkomdigi dan dedikasi tim Komdigi. Indonesia menjadi salah satu negara yang memimpin dalam keselamatan anak di ruang digital, dan kami bangga dapat menjadi bagian dari upaya ini,” tutup Nicky.

Dikutip dari Kompas.com, selain Roblox, pemerintah juga tengah mengawasi implementasi PP TUNAS pada sejumlah platform digital lain seperti Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, YouTube, dan TikTok. Selanjutnya, pemerintah akan melakukan pendalaman serta pengawasan terhadap implementasinya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.