Cek NIK Anda! 475 Ribu KPM Baru Masuk Data Bansos PKH-BPNT 2026
Fadri Kidjab May 08, 2026 02:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kabar penting bagi masyarakat penerima bantuan sosial. Sebanyak 475.821 keluarga penerima manfaat (KPM) baru resmi masuk dalam daftar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) periode April–Juni 2026.

Masyarakat diminta segera cek NIK KTP masing-masing untuk memastikan status penerimaan bansos terbaru.

Penetapan KPM baru ini diumumkan oleh Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatinkesos) pada Rabu (5/5/2026). Data tersebut berasal dari usulan desa, kelurahan, dinas sosial, hingga aplikasi Cek Bansos.

Menurut keterangan resmi, 475 ribu KPM baru ini menggantikan penerima sebelumnya yang sudah tidak memenuhi syarat. Pergantian dilakukan karena ada penerima yang naik kelas, meninggal dunia, atau terdeteksi sebagai ASN, TNI, Polri, anggota legislatif, maupun keluarga mereka.

Kementerian Sosial menegaskan jumlah total penerima bansos tidak berkurang. Yang berubah hanyalah komposisi penerima sesuai hasil pemutakhiran data setiap triwulan.

“Setiap usulan bansos baik melalui desa/kelurahan/dinsos atau aplikasi Cek Bansos harus ditetapkan oleh Kepala Daerah terlebih dahulu agar bisa diproses sebagai pengganti,” tulis keterangan resmi Kemensos seperti dilansir dari KompasTV, Jumat (8/5/2026).

Baca juga: Cara Lihat Penerima Bansos Mei 2026, Cek Bantuan PKH-BPNT Sekarang

CEK BANSOS -- Ilustrasi Aplikasi Cek Bansos. Simak cara cek Bantuan Sosial (Bansos) 2026. (Sumber: Freepik)
CEK BANSOS -- Ilustrasi Aplikasi Cek Bansos. Simak cara cek Bantuan Sosial (Bansos) 2026. (Sumber: Freepik) 

Masyarakat yang ingin mengetahui apakah termasuk penerima baru dapat melakukan pengecekan mandiri. Caranya cukup memasukkan NIK KTP melalui laman resmi: cekbansos.kemensos.go.id.

Selain website, pengecekan juga bisa dilakukan lewat aplikasi Cek Bansos yang tersedia di ponsel. Sistem akan menampilkan status penerima, jenis bansos, serta periode pencairan.

Kemensos juga mengingatkan pentingnya memahami status desil dalam data bansos. Desil menunjukkan kelompok kesejahteraan masyarakat dan menjadi dasar penentuan penerima bantuan.

Desil tidak hanya dihitung dari pendapatan bulanan, tetapi juga mempertimbangkan pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, hingga kepemilikan aset. Status ini bisa berubah mengikuti kondisi terbaru masyarakat.

Apabila data dianggap tidak sesuai, masyarakat dapat memperbarui melalui desa/kelurahan, dinas sosial, atau fitur usul dan sanggah di aplikasi Cek Bansos. Proses ini memungkinkan koreksi agar data lebih akurat.

Dengan adanya penambahan KPM baru, penyaluran PKH dan BPNT triwulan II 2026 tetap berjalan. Pencairan sudah dimulai sejak 10 April 2026 melalui bank Himbara dan PT Pos Indonesia.

Cara Cek Desil Kemensos 2026 Secara Online

1. Melalui Situs Resmi Kemensos

Akses laman: https://cekbansos.kemensos.go.id

Masukkan NIK sesuai KTP.

Isi kode captcha yang tersedia untuk verifikasi keamanan.

Klik “Cari Data”.

Hasil akan menampilkan nama lengkap, kelompok desil, status bansos, hingga periode penyaluran.

2. Melalui Aplikasi Cek Bansos

Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store atau App Store.

Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”.

Masukkan NIK sesuai KTP.

Klik “Cari Data”.

Sistem akan menampilkan profil lengkap Anda termasuk posisi desil.

Apa Itu Desil Bansos?

Desil adalah metode pengelompokan masyarakat ke dalam 10 kategori berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi.

Data ini bersumber dari DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) yang dikelola Kemensos dan terintegrasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

Melansir dari Kompas.com, berikut pembagian desil Bansos.

Desil 1: 10 persen masyarakat paling miskin (miskin ekstrem).

Desil 2: Kelompok miskin.

Desil 3: Hampir miskin.

Desil 4: Rentan miskin.

Desil 5: Menuju kelas menengah.

Desil 6–10: Kelompok menengah hingga atas.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.