Sosok Fadhila, Mahasiswi UPN Veteran Jatim Ciptakan IELS.co, Raih Penghargaan Tingkat Asia
Titis Jati Permata May 08, 2026 03:50 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Kemampuan bahasa Inggris kini menjadi salah satu kompetensi penting di tengah persaingan global. 

Namun, tingkat penguasaan bahasa Inggris masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. 
Laporan EF English Proficiency Index (EPI) 2025 bahkan menempatkan Indonesia di posisi ke-80 dari 123 negara dalam kategori low proficiency.

Baca juga: Guru Besar Pertama Ilkom UPN Veteran Jawa Timur Soroti Literasi Politik Perempuan 

Kondisi tersebut memunculkan kegelisahan bagi Fadhila Qurotul Aini, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPNVJT).

“Jadi persoalan pembelajaran bahasa Inggris bukan sekadar soal akses belajar, tetapi lebih pada efektivitas sistem pembelajaran yang belum terarah dan terukur,”ungkapnya, Jumat (8/5/2026).

Platform Pembelajaran Bahasa Inggris

Berangkat dari keresahan itu, Fadhila menciptakan Inclusive English Learning Space (IELS.co), sebuah platform pembelajaran bahasa Inggris berbasis komunitas dan kecerdasan buatan (AI).

Platform tersebut dirancang untuk membantu pengguna meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara praktis dengan pendekatan yang lebih personal.

Menurut Fadhila, banyak orang belajar bahasa Inggris selama bertahun-tahun, tetapi tidak memiliki ukuran capaian yang jelas. Akibatnya, kemampuan yang diperoleh sering kali tidak berkembang secara signifikan.

Berbasis Hasil Nyata

Ia menjelaskan bahwa IELS.co hadir dengan pendekatan berbeda dibanding metode pembelajaran konvensional.

Jika selama ini pembelajaran lebih berfokus pada penyelesaian modul atau aktivitas kelas, IELS.co mengedepankan pendekatan berbasis hasil nyata (outcome based learning).

“Problem terbesar pembelajar bahasa Inggris sebenarnya adalah kurang percaya diri. Karena itu, kami merancang IELS.co dengan pembelajaran yang personal melalui teknologi AI dan seluruh prosesnya dibuat sistematis,” ujar mahasiswa semester akhir tersebut.

Suasana Lebih Suportif

Melalui teknologi AI, pengguna dapat belajar dengan suasana yang lebih suportif dan minim tekanan. 

Pendekatan personal tersebut diharapkan mampu membantu pengguna lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris sehari-hari.

“Tak hanya menyediakan pembelajaran bahasa Inggris praktis, IELS.co juga membuka akses terhadap berbagai peluang global. Pengguna dapat memperoleh informasi mengenai beasiswa internasional hingga peluang kerja di luar negeri,”lanjutnya.

Mendapat Penghargaan Silver Award

Inovasi yang dikembangkan Fadhila mendapat perhatian dalam ajang Startup Innovation Weekend Cambodia 2026 yang berlangsung pada 24–26 April 2026 di Phnom Penh, Kamboja. 
Dalam forum akselerator startup yang diikuti lebih dari 30 startup se-Asia Tenggara tersebut, IELS.co berhasil meraih penghargaan Silver Award.

Pencapaian itu diraih karena IELS.co dinilai tidak hanya menawarkan kompleksitas teknologi, tetapi juga menghadirkan solusi yang relevan terhadap persoalan rendahnya kemampuan bahasa Inggris di kawasan Asia Tenggara.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.