TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bakal memberikan dukungan penuh kepada Persija meski tak bisa menyaksikan langsung laga Macan Kemayoran kontra Persib pada Minggu (10/5/2026) besok.
Hal ini disampaikan Pramono terkait laga Persija vs Persib yang batal digelar di Jakarta dan akan dimainkan di Stadion Segiri, Samarinda.
Pramono menegaskan bahwa kecintaannya terhadap Persija bukan karena jabatannya saat ini, melainkan sudah berlangsung sejak lama.
“Saya sebagai penggemar olahraga dan saya menjadi penggemar Persija itu bukan karena saya menjadi gubernur," ucapnya di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2026).
"Jejak digital saya bahkan dari tahun 2011, saya adalah pendukung Persija,” tambahnya.
Gubernur Pramono mengaku sangat menyayangkan laga Persija vs Persib yang batal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Namun, ia tetap menghormati keputusan yang diambil oleh pihak berwenang terkait laga bertajuk El Clasico Indonesia itu.
“Untuk Persija dan Persib, saya sudah secara terbuka menyampaikan saya sungguh berharap diadakan di Jakarta. Tetapi dengan reasoning dan alasan yang saya bisa terima sebagai gubernur, tentunya saya memberikan apa yang sudah diputuskan oleh institusi yang memang berwenang untuk mengadakan itu,” tuturnya.
Sebagai representasi Jakarta, Persija disebut Pramono bakal tetap mendapat perhatian dari Pemprov DKI.
Hanya saja, Pramono tak menjelaskan secara lebih spesifik terkait bentuk dukungan yang diberikan itu.
“Mengenai apa yang disupport oleh Pemerintah Jakarta, karena bagaimanapun Persija itu kan sebenarnya independen, tetapi mewakili representasi Jakarta. Tentunya, kami untuk urusan itu enggak perlu disampaikan ke luar apa yang akan disupport Jakarta kepada Persija,” ujarnya.
Baca juga: Sekolah Swasta Gratis Dilarang Pungut Biaya, Gubernur Pramono: Melanggar Langsung Ditindak Tegas!
Baca juga: Kesaksian Penjaga Rumah Saat Kebakaran Tewaskan Anggota BPK RI, Korban Terjebak di Ruang Kerja
Baca juga: Jadi Temuan BPK, Anak Usaha Jakpro Utang Rp20,6 Miliar ke Pasar Jaya Terkait Pengelolaan Parkir