TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tarif layanan Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta akan segera diputuskan dalam waktu dekat.
Adapun saat ini, tarif yang diberlakukan masih bersifat uji coba dengan tarif Rp3.500 untuk sekolah perjalanan.
Pramono menjelaskan, saat ini penentuan tarif masih dalam tahap evaluasi setelah masa uji coba selama tiga bulan.
“Tarif Transjakarta pada waktu saya secara resmi mencanangkan, pada waktu itu dikasih period (uji coba) untuk tiga bulan. Dan tiga bulan itu belum selesai, baru akan selesai, dan segera akan kami putuskan,” ucapnya saat ditemui di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2026).
Tak seperti layanan Transjabodetabek yang memiliki tarif Rp3.500 untuk sekali perjalanan, rute menuju Bandara Soekarno-Hatta ini akan mengalami penyesuaian tarif setelah masa uji coba selama tiga bulan berakhir.
Penyesuaian tarif ini diberlakukan karena biaya operasional rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta ini lebih besar dibandingkan layanan Transjabodetabek lainnya.
“Untuk yang ke Soekarno-Hatta kenapa berbeda? Karena yang pertama, jauh, perhentiannya banyak, parkir di sananya juga coastnya lebih tinggi dibandingkan di tempat lain,” ujarnya.
Dengan kondisi ini, maka Pemprov DKI harus melakukan penyesuaian agar beban subsidi tidak terlalu memberatkan kas daerah.
“Maka itu, lebih tinggi pengeluarannya dan juga supaya subsidinya tidak terlalu tinggi,” kata Gubernur Pramono.