Presiden Prabowo Berkurban 6 Sapi Jumbo untuk DIY, Beratnya Mendekati 1 Ton per Ekor
Joko Widiyarso May 08, 2026 05:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, ​YOGYA - Menjelang Iduladha 1447 Hijriyah, warga DI Yogyakarta dipastikan kembali mendapat alokasi sapi kurban dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

​Tercatat, sebanyak enam ekor sapi kurban bantuan presiden tersebut akan disebar secara merata ke seluruh wilayah kabupaten dan kota yang ada di Bumi Mataram.

​Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Agung Ludiro, mengungkapkan, setiap daerah akan mendapatkan jatah masing-masing satu ekor sapi.

​"Sapi Pak Prabowo termonitor masuk DIY itu ada enam ekor. Masing-masing kabupaten atau kota dapat satu, kemudian provinsi juga dapat satu," ujarnya, di sela peninjauan UD Segar Farm, Kota Yogyakarta, Jumat (8/5/26).

​Agung menjelaskan, untuk sapi yang diperuntukkan bagi tingkat provinsi, tahun ini lokasi pemotongannya akan dilaksanakan di kabupaten Sleman. 

Sistem rotasi tahunan 

Hal tersebut merupakan bagian dari sistem rotasi tahunan yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, agar manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat.

"Tahun kemarin kan pemotongannya (sapi presiden) sudah di Bantul, jadi sistemnya rolling. Tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Sleman," jelasnya.

​Menariknya, seluruh sapi kurban pilihan Presiden Prabowo merupakan hasil ternak asli dari petani yang menggulirkan aktivitasnya di wilayah DI Yogyakarta.

DPKP DIY telah melakukan seleksi ketat untuk memastikan sapi-sapi tersebut memenuhi syarat kurban kepresidenan, yakni bobotnya harus mendekati satu ton.

​Berdasarkan data, sapi kurban presiden diambil dari Bantul sebanyak dua ekor, Sleman dua ekor, serta Gunungkidul dan Kulon Progo masing-masing satu ekor.

​"Syarat sapi Presiden ini beratnya harus mendekati 1 ton. Kemarin di Kota Yogya sudah dicari, hanya ketemu satu ekor, tapi ternyata sudah laku terjual. Akhirnya, untuk jatah kota mengambil (sapi) dari Bantul," paparnya.

Sultan HB X kurban 9 sapi 

​Tak hanya dari Presiden RI, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X juga telah menyiapkan sembilan hewan kurban untuk dibagikan kepada masyarakat.

​Berbeda dengan sapi presiden yang diambil dari berbagai kabupaten, sapi kurban dari Sri Sultan HB X seluruhnya bersumber dari peternak di wilayah Sleman.

​"Sapi Gubernur total ada sembilan ekor, semuanya diambil dari Sleman. Pembagiannya juga sama, kabupaten dan kota dapat satu ekor," kata Agung.

​Sedangkan sisanya, dua ekor sapi akan diserahkan ke Kraton Ngayogyakarta, yang rencananya akan disembelih di kompleks Masjid Gedhe Kauman.

Sementara itu, dua ekor lainnya diserahkan kepada Kadhipaten Pakualaman yang kemungkinan bakal dipotong di wilayah Kabupaten Kulon Progo. 

"Jadi, (pemotongan sapi kurban) yang untuk Pakualaman kemungkinan di Kulon Progo, kalau yang (sapi) Sultan (Kraton) di Masjid Gedhe Kauman," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.