Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung.
Dalam kunjungannya Wapres Gibran menyempatkan salat Jumat di Masjid Raya Al Bakrie Lampung, Jumat (8/5/2026).
Masyarakat Bandar Lampung menyambut kedatangan putra dari mantan Presiden RI Joko Widodo ini.
Kerumunan masyarakat di Masjid Raya Al Bakrie tumpah ruwah memadati area masjid.
Para paspampres berjaga ketat di depan pintu masuk hingga di dalam masjid.
Baca Juga: Wapres Gibran Janjikan Penyelesaian Kuota Solar dan Izin Nelayan di Lampung Timur
Wapres Gibran yang menaiki mobil Toyota Innova Zenix Putih berpelat B2545UIP mendapatkan pengawalan ketat paspampres.
Gibran datang ke Masjid Raya Al Bakrie tepat pukul 11.56 WIB.
Suami dari Selvi Ananda ini menyempatkan foto bersama dengan masyarakat Lampung yang telah lama menunggu.
Jamaah salat jumat juga berjubel ingin berfoto bersama dengan Gibran.
Saat hendak diwawancarai selepas salat jumat, paspampres meminta untuk tidak ada pertanyaan.
"Tidak ada pertanyaan ya," ujar paspampres singkat.
Iswan Juanda, warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) Provinsi Sumatera Selatan, mengatakan, dirinya sengaja salat Jumat di Lampung dan bersyukur bisa bertemu dengan Gibran.
"Pokoknya baguslah dia, ramah orangnya, mau diajak foto juga sama saya," kata Iswan Juanda, jamaah Masjid Raya Al Bakrie.
"Jadi saya pokoknya kalau dia mencalonkan lagi, saya pilih dia. Saya dari Pali, dari Sumatera Selatan," terangnya.
"Memang sengaja mau ke sini ketemu dengan Mas Gibra," imbuhnya.
Dirinya mengaku tidak sempat mengobrol hanya bersalaman.
"Saya tadi foto dan bersalaman," kata Iswan.
Sementara itu, khotib salat jumat di Masjid Raya Al Bakrie Lampung yakni Dr. H. Arpandi, Lc., M.A dan imam Usman Hidayat.
Saat diwawancarai, Arpandi mengucapkan syukur bisa membeli tausyiah dalam khotbah di hadapan Wapres Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.
"Saya tadi menyampaikan khotbah salat Jumat dengan judul Ukirlah Nama Baik Sebelum Tiada," kata Arpandi.
"Baik bangun legacy maka diwariskan kepada anak cucu kita nanti setelah kita menghadap Allah SWT, tinggalkan kesolehan, sedekah, tinggalkan ide cemerlang kita di dunia," ujarnya.
"Jadi sebagai manusia, kita harus bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk masyarakat dan bangsa," kata Arpandi.
Pihaknya menyampaikan bahwa penekanannya agar masyarakat senantiasa bisa memberikan kontribusi kepada orang lain.
"Tidak untuk diri sendiri, tetapi justru untuk orang lain. Karena ini juga bagian daripada sabda Nabi Muhammad SAW, sebaik-baik manusia itu adalah orang yang berguna bagi manusia yang lain," tutup Arpandi.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)