Festival Rujak Uleg 2026 “Rujak Phoria” Digelar Besok di Surabaya, Seribu Porsi Gratis Menanti Pengunjung
SURYA.CO.ID SURABAYA - Pemkot Surabaya kembali menggelar Festival Rujak Uleg 2026 dalam rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS). Acara tersebut akan berlangsung Sabtu (9/5/2026) malam di Surabaya Expo Center (SUBEC), Jalan Kusuma Bangsa, eks Taman Hiburan Rakyat (THR).
Mengusung tema “Rujak Phoria”, festival tahunan kebanggaan Kota Pahlawan itu hadir lebih meriah. Festival ini memadukan pesta kuliner tradisional, teatrikal budaya, fashion modern, hingga nuansa pesta sepak bola dunia.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Herry Purwadi, mengatakan pelaksanaan festival tahun ini berbeda dibanding tahun sebelumnya.
Selain tradisi menguleg rujak di cobek raksasa dan pembagian rujak gratis, pengunjung juga akan disuguhi parade kostum kreatif, pertunjukan seni, penampilan bintang tamu, hingga pesta kembang api.
“Tema tahun ini adalah Rujak Phoria, festival rujak yang dikemas untuk menyambut pesta sepak bola dunia,” kata Herry saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (8/5/2026).
Baca juga: Diskon PBB 25 Persen dan Pemutihan Denda Pajak Jadi Kado Hari Jadi ke-539 Gresik
Festival dikemas lebih atraktif untuk menarik minat masyarakat sekaligus memperkuat branding wisata budaya Surabaya.
"Sesuai branding-nya, festival ini selalu menghadirkan tema berbeda setiap tahun dengan mengolaborasikan seni tradisional, teatrikal, fashion modern, dan unsur sport,” kata Herry.
Ia menjelaskan, Festival Rujak Uleg tahun ini kembali masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Sebagai salah satu event unggulan pariwisata nasional, festival tersebut diprediksi menarik banyak wisatawan ke Kota Pahlawan.
Selain menghadirkan konsep baru, Pemkot Surabaya juga menyiapkan sekitar seribu porsi rujak uleg gratis untuk pengunjung. Ribuan porsi itu nantinya dibagikan oleh peserta maupun Pemkot Surabaya.
“Festival ini menjadi salah satu event ikonik Surabaya yang selalu dinantikan masyarakat setiap bulan Mei. Antusiasme pengunjung selalu tinggi dan dampaknya terhadap branding pariwisata kota juga sangat besar,” ujarnya.
Baca juga: Sejumlah Capaian Gemilang Jadi Kado Hari Jadi Sidoarjo ke-167
Pada tahun lalu, Festival Rujak Uleg berhasil menarik sekitar 12 ribu pengunjung dengan perputaran ekonomi mencapai lebih dari Rp1,28 miliar. Angka tersebut belum termasuk dampak eksternal seperti sektor transportasi, hotel, dan jasa lainnya.
Tahun ini, jumlah pengunjung ditargetkan meningkat seiring konsep acara yang dibuat semakin spektakuler.
Festival tersebut juga melibatkan 136 kelompok peserta yang masing-masing terdiri dari empat orang. Selain itu, ada 132 peserta lomba fashion tematik dengan kostum kreatif yang disesuaikan tema “Rujak Phoria”.
Herry menambahkan, Festival Rujak Uleg menjadi sarana penting untuk mempromosikan rujak cingur sebagai kuliner khas Surabaya yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda.
"Melalui festival ini, kami ingin mengenalkan kekayaan budaya dan kuliner Surabaya kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan luar daerah maupun mancanegara,” tambahnya.
Ia pun mengajak masyarakat Surabaya datang dan meramaikan Festival Rujak Uleg 2026 bersama keluarga maupun sahabat.
"Akses menuju lokasi sangat mudah karena berada di tengah kota. Masyarakat cukup datang langsung ke venue dan menikmati seluruh rangkaian acara. Yang penting siapkan kondisi tubuh yang fit dan outfit terbaik sesuai tema agar bisa menikmati suasana festival dengan maksimal,” katanya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi optimistis jumlah pengunjung akan meningkat tahun ini. Dengan semakin banyaknya pengunjung, maka perputaran ekonomi akan semakin besar.
"Apalagi, agenda ini akan masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN). Ini menjadi kekuatan baru bagi Surabaya untuk menarik wisatawan dan memperkuat identitas Kota Surabaya,” ujar Wali Kota Eri, dikonfirmasi terpisah.